Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji

    Juni 13, 2026

    Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu

    Juni 13, 2026

    Bersamaan dengan Demo Mahasiswa, CCTV Bundaran HI Mendadak Tak Bisa Diakses

    Juni 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji
    • Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu
    • Bersamaan dengan Demo Mahasiswa, CCTV Bundaran HI Mendadak Tak Bisa Diakses
    • Buruh Tak Ikut Demo Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasannya
    • Tak Percaya DPR Lagi, Mahasiswa Pilih Bundaran HI untuk Demonstrasi
    • Kepala BIN Tanggapi Isu Reformasi Jilid II
    • Karya Pratama Sejahtera Resmikan Kantor Baru, Bidik Dampak Ekonomi Nasional
    • Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Harga BBM dan Bahan Pokok Ikut Melonjak
    Facebook X (Twitter) Instagram
    rasional.corasional.co
    Login
    Sabtu, Juni 13
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Beranda » Digitalisasi UMKM Perlu Pendampingan, Binsar Soroti Kebijakan SAPA UMKM
    Nasional

    Digitalisasi UMKM Perlu Pendampingan, Binsar Soroti Kebijakan SAPA UMKM

    MartinBy MartinJuni 6, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram Copy Link
    Anggota DPRD Kota Medan dari Partai Perindo Binsar Simarmata menilai digitalisasi perlu dijalankan secara berkeadilan agar tidak membebani pelaku ekonomi kerakyatan (Foto: Istimewa)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    MEDAN – Rencana Kementerian UMKM mewajibkan seluruh pelaku usaha masuk ke dalam sistem SAPA UMKM memunculkan beragam tanggapan. Anggota DPRD Kota Medan dari Partai Perindo Binsar Simarmata menilai digitalisasi perlu dijalankan secara berkeadilan agar tidak membebani pelaku ekonomi kerakyatan seperti pedagang gorengan, warung kecil, dan usaha rumahan.

    Penjual Gorengan Adalah Wajah Ekonomi Kerakyatan

    Menurut Binsar, pemerintah perlu membedakan pendekatan terhadap pelaku ekonomi kreatif dengan pelaku ekonomi kerakyatan. Sebab, tidak semua pelaku UMKM memiliki kapasitas, literasi digital, maupun kemampuan administrasi yang sama.

    “Kita harus membedakan antara ekonomi kreatif dan ekonomi kerakyatan. Penjual gorengan, pedagang keliling, warung kecil, dan usaha rumahan bukan sekadar pelaku usaha yang mengejar keuntungan, tetapi mereka adalah wajah nyata ekonomi kerakyatan yang bertahan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga setiap hari,” kata Binsar dalam pernyataan tertulis, Sabtu (6/6/2026).

    Dia menilai digitalisasi seharusnya menjadi instrumen pemberdayaan, bukan pendekatan yang menyeragamkan seluruh pelaku usaha tanpa mempertimbangkan kondisi sosial dan ekonomi masing-masing. Sebab, banyak pelaku usaha mikro yang masih menghadapi keterbatasan akses teknologi, pemahaman administrasi, hingga legalitas usaha.

    “Kalau negara ingin mendorong mereka masuk ke sistem digital, maka yang harus diperkuat terlebih dahulu adalah pendampingan, edukasi, dan kemudahan akses. Jangan sampai pedagang kecil yang selama ini berjuang sendiri justru merasa dipersulit oleh kewajiban administratif yang tidak mereka pahami,” ujarnya.

    • Baca juga: Kasus Imigrasi Makin Meluas, Rumah Silmy Karim Digeledah Sehari Setelah Jadi Tersangka

    Digitalisasi Harus Mempermudah Akses Usaha

    Binsar mengakui SAPA UMKM memiliki tujuan yang baik karena dapat membantu pelaku usaha memperoleh legalitas, akses pembiayaan, hingga dukungan pengembangan usaha. Namun manfaat tersebut hanya akan tercapai apabila implementasinya dilakukan secara bertahap dan berorientasi pada kebutuhan pelaku usaha kecil.

    Menurut dia, pelaku usaha mikro selama ini menjadi penyangga ekonomi masyarakat, terutama saat kondisi ekonomi sulit. Karena itu, kebijakan yang menyangkut UMKM harus berpijak pada semangat melindungi dan memperkuat ekonomi rakyat, bukan sekadar mengejar target digitalisasi.

    “Negara harus hadir untuk mempermudah rakyat kecil naik kelas. Penjual gorengan, pedagang pasar, warung keluarga, dan usaha rumahan telah terbukti menjadi fondasi ekonomi masyarakat. Mereka membutuhkan dukungan untuk berkembang, bukan tambahan beban yang berpotensi mengurangi ruang usaha mereka,” tegasnya.

    Binsar berharap pengembangan SAPA UMKM tetap mengedepankan prinsip inklusivitas dengan memberikan ruang adaptasi yang memadai bagi pelaku usaha mikro. Dengan pendekatan tersebut, digitalisasi dapat berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi kerakyatan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

    Binsar Simarmata Kebijakan Menteri UMKM SAPA UMKM UMKM
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleLionel Messi dan Cristiano Ronaldo akan Pakai Lencana Sakral FIFA World Cup Legacy Selama Piala Dunia 2026
    Next Article KPK Dalami Dugaan Pemerasan di Imigrasi, Aset Silmy Karim Ikut Ditelusuri
    Martin
    • Website

    Related Posts

    Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji

    Juni 13, 2026

    Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu

    Juni 13, 2026

    Bersamaan dengan Demo Mahasiswa, CCTV Bundaran HI Mendadak Tak Bisa Diakses

    Juni 12, 2026

    Buruh Tak Ikut Demo Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasannya

    Juni 12, 2026

    Tak Percaya DPR Lagi, Mahasiswa Pilih Bundaran HI untuk Demonstrasi

    Juni 12, 2026

    Kepala BIN Tanggapi Isu Reformasi Jilid II

    Juni 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji

    By MartinJuni 13, 2026

    JAKARTA – Tim asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK) memverifikasi kinerja…

    Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu

    Juni 13, 2026

    Bersamaan dengan Demo Mahasiswa, CCTV Bundaran HI Mendadak Tak Bisa Diakses

    Juni 12, 2026
    Top Trending

    Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji

    By MartinJuni 13, 2026

    JAKARTA – Tim asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Politik, Administrasi, dan Komunikasi…

    Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu

    By MartinJuni 13, 2026

    JAKARTA – Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik…

    Bersamaan dengan Demo Mahasiswa, CCTV Bundaran HI Mendadak Tak Bisa Diakses

    By MartinJuni 12, 2026

    JAKARTA – Akses CCTV publik di kawasan Bundaran HI tidak dapat diakses…

    © 2026 RASIONAL.CO
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    • Extra Crunch Terms
    • Code of Conduct

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?