JAKARTA – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, angkat topi buat penampilan Emil Audero. Kiper andalan skuad Garuda ini baru saja mencicipi panasnya panggung La Liga Spanyol musim 2026/27. Hebatnya lagi, laga debutnya bareng Rayo Vallecano langsung berhadapan dengan raksasa Eropa, Real Madrid, di kandang keramat mereka, Santiago Bernabeu, pada Minggu malam WIB.
Walaupun hasil akhir kurang berpihak ke Rayo Vallecano yang harus menelan kekalahan 1-4, performa Emil di bawah mistar gawang layak diacungi dua jempol. Kiper kelahiran Mataram ini nggak main-main saat menghadapi gempuran pemain bintang. Berdasarkan data dari Sofascore, Emil sukses mencatatkan tujuh penyelamatan penting.
Momen paling epik? Tentu saja saat dia berhasil mematahkan peluang emas Kylian Mbappe dan membuyarkan mimpi bintang asal Prancis itu buat nyetak hattrick.
“Bermain di sana itu panggung yang luar biasa besar buat Emil,” kata John Herdman waktu ngobrol santai di sela-sela pengumuman pemegang hak siar FIFA ASEAN Cup 2026 di SCTV Tower, Jakarta, Senin.
Menurut Herdman, ini adalah transisi yang berani buat sang kiper. “Dia baru saja beres pramusim bersama Como dan sekarang mulai merintis karir di Spanyol. Nggak gampang lho, laga pembukanya langsung dapat ujian seberat itu,” tambahnya.
Sekadar info, Emil merapat ke kubu Los Franjirrojos—julukan Rayo Vallecano—dengan status pinjaman selama satu musim penuh dari Como. Spanyol adalah negara pertama yang ia jajal di luar zona nyamannya.
Sebelumnya, Emil udah kenyang makan asam garam sepak bola Italia. Ia tercatat pernah mengawal gawang tujuh klub top yang berbeda di sana, mulai dari Juventus, Venezia, Sampdoria, Inter Milan, Palermo, Cremonese, sampai Como.
Main di markas sebesar Bernabeu dan ngelawan skuad Los Blancos jelas bukan pencapaian kaleng-kaleng. Herdman berharap momen berharga ini bisa jadi cambuk motivasi buat para talenta lokal di tanah air.
“Dia bawa nama negara kita dengan kebanggaan yang sangat besar. Ngelihat ada pemain Indonesia yang bisa duel langsung melawan Real Madrid itu harusnya bisa menginspirasi anak-anak muda kita. Ini pengingat kuat kalau nggak ada yang mustahil buat pemain dari negara ini,” jelas pelatih asal Inggris tersebut.
Sayangnya, dalam laga super ketat itu, tuan rumah memang tampil terlalu dominan. Empat gol kemenangan Madrid diborong oleh Kylian Mbappe yang nyetak brace di menit ke-14 (penalti) dan 90+1, disusul gol dari Alvaro Carreras (17′), serta sontekan Jude Bellingham (35′). Sementara itu, satu-satunya gol hiburan buat Rayo Vallecano disumbangkan oleh Sergio Camello pada menit ke-51.

