Jakarta – Paris Saint-Germain (PSG) membawa modal kepercayaan diri tinggi saat menyambangi markas Liverpool pada Rabu (15/4) dini hari WIB. Bek kanan PSG, Achraf Hakimi, menegaskan bahwa status sebagai juara bertahan memberikan kekuatan mental tambahan bagi skuad asuhan Luis Enrique untuk menghadapi tekanan di Stadion Anfield.
Keunggulan agregat 2-0 hasil kemenangan di Parc des Princes pekan lalu tidak membuat raksasa Prancis ini jemawa, mengingat keangkeran markas The Reds.
Misi Penghancur Kutukan Anfield
Pertemuan ini membangkitkan memori persaingan sengit musim lalu saat kedua tim bentrok di babak 16 besar. Meskipun sempat kalah pada leg pertama musim lalu, PSG berhasil menyingkirkan Liverpool melalui drama adu penalti di stadion yang sama. Hakimi menilai pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga untuk mengelola tekanan di laga krusial.
“Mentalitas tim sangat positif dan penuh kepercayaan diri. Besok akan menjadi pertandingan yang sangat penting bagi kami. Perbedaan antara musim lalu dan musim ini adalah kami memiliki lebih banyak kepercayaan diri karena kami adalah juara kompetisi ini,” tegas bek Timnas Maroko tersebut.
Efek Revolusioner Luis Enrique
Keberhasilan PSG merajai Eropa dalam dua musim terakhir tidak lepas dari tangan dingin Luis Enrique. Hakimi mengakui sang pelatih telah memberikan dimensi baru dalam permainannya sebagai bek sayap modern. Transformasi taktik ini menjadi kunci Les Parisiens dalam mengamankan trofi Liga Champions 2024/2025 serta Piala Super Eropa 2025/2026.
“Kehadiran Luis Enrique telah mengubah pandangan saya tentang sepak bola. Senang rasanya memiliki pelatih dengan ide seperti itu, dan saya pikir itu terlihat dari performa saya dan Nuno Mendes di lapangan,” pungkas Hakimi.

