Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Sistem Royalti Musik Digital Tak Semanis Dulu, Ini Alasan Maia Estianty Ogah Rilis Lagu

    Oktober 19, 2026

    Hasil Real Madrid vs Sevilla 4-1: Mbappe Cetak Penalti Panenka di Bernabeu!

    Oktober 19, 2026

    Jadwal Asian Para Games 2026 Aichi-Nagoya: Kontingen Indonesia Bidik Emas Pertama Hari Ini!

    Oktober 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Sistem Royalti Musik Digital Tak Semanis Dulu, Ini Alasan Maia Estianty Ogah Rilis Lagu
    • Hasil Real Madrid vs Sevilla 4-1: Mbappe Cetak Penalti Panenka di Bernabeu!
    • Jadwal Asian Para Games 2026 Aichi-Nagoya: Kontingen Indonesia Bidik Emas Pertama Hari Ini!
    • Penampilan Kangen Band di Synchronize Fest 2026: Nostalgia, Tangis Haru, dan Janji Batal Bubar!
    • Statistik Persib Bandung vs Persik Kediri: Menang 1-0, Maung Bertahan dari Gempuran
    • Hasil Persib vs Persik 1-0: Gol Julio Cesar Bawa Maung Bandung ke Papan Atas
    • Link Streaming Nottingham vs Arsenal dan Prediksi Skor: Ujian Berat Tuan Rumah di City Ground
    • Prediksi dan Susunan Pemain AC Milan vs Atalanta: Cek Link Live Streaming Serie A Malam Ini
    rasional.corasional.co
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
    Login
    Senin, Oktober 19
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Home»Ekonomi»Waduh! Harga Ayam Rp20.000 di Peternak, Rp45.000 di Konsumen, Mentan Amran Periksa Rantai Pasok
    Ekonomi

    Waduh! Harga Ayam Rp20.000 di Peternak, Rp45.000 di Konsumen, Mentan Amran Periksa Rantai Pasok

    Bayu PratamaBy Bayu PratamaOktober 18, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Copy Link WhatsApp
    Mentan Andi Amran Sulaiman saat meninjau breeding farm PT Widodo Makmur Unggas di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (15/10). (Foto: Kementan)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Copy Link Telegram WhatsApp

    Jakarta, Rasional.co – Harga ayam di tingkat peternak berkisar Rp20.000 hingga Rp21.000 per kilogram, tetapi mencapai Rp45.000 di tingkat konsumen. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman akan menelusuri kesenjangan harga tersebut bersama Satuan Tugas (Satgas) Pangan untuk mengidentifikasi penyebabnya.

    Amran mengatakan, pemerintah tidak ingin peternak dirugikan ketika masyarakat masih harus membeli pangan dengan harga tinggi. Pemeriksaan rantai perdagangan akan dilakukan untuk mengetahui penyebab perbedaan harga sekaligus menindaklanjuti dugaan praktik perdagangan yang tidak sehat.

    “Di peternak itu (harga ayam) Rp20.000–Rp21.000 per kilogram, tetapi di ujung harga ayamnya bisa Rp45.000 per kilogram. Telur juga demikian. Artinya, ada persoalan dalam rantai pasok yang harus kita cek dari hulu ke hilir,” kata Amran.

    Baca Juga :  Sumbang 50% Produksi Gula Nasional, Tebu Rakyat Jatim Jadi Fokus Hilirisasi

    Pernyataan tersebut disampaikan saat Amran meninjau fasilitas pembibitan ayam atau breeding farm milik PT Widodo Makmur Unggas di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (15/10). Peninjauan itu menjadi bagian dari upaya pemerintah memeriksa kondisi industri perunggasan, mulai dari pembibitan hingga distribusi produk kepada konsumen.

    Amran menegaskan, pengawasan diperlukan agar peternak dan konsumen tidak dirugikan oleh persoalan tata niaga. Menurut dia, ayam dan telur menyangkut kebutuhan masyarakat luas sehingga pemerintah perlu memastikan rantai pasok berjalan dengan baik.

    “Tidak boleh permainkan konsumen dengan produsen. Ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Kita harus bela rakyat kita, peternak dan konsumen,” tegasnya.

    Baca Juga :  Tak Punya Sawah, Mentan Amran Beri Buruh Tani Karawang "Combine Harvester"

    Pemerintah dorong penyerapan telur dan pasokan jagung

    Selain memeriksa rantai perdagangan, pemerintah mendorong langkah untuk membantu penyerapan hasil peternak dan menekan biaya produksi. Amran meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyerap telur dari peternak dengan mengacu pada harga Rp26.500 per kilogram.

    Pemerintah juga mendorong percepatan penyaluran jagung melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Penyediaan pakan melalui ID FOOD turut didorong agar peternak memperoleh bahan baku dengan harga lebih terjangkau.

    Langkah tersebut menyasar sisi produksi, sementara pemeriksaan bersama Satgas Pangan ditujukan untuk menelusuri kesenjangan harga dalam rantai perdagangan. Namun, penyebab pasti perbedaan harga ayam dari peternak hingga konsumen belum dijelaskan dalam keterangan Kementerian Pertanian tersebut.

    Baca Juga :  Kepala BIN Tanggapi Isu Reformasi Jilid II

    Amran menyatakan, perlindungan peternak perlu berjalan seiring dengan upaya menjaga keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat. Ayam dan telur merupakan sumber protein yang banyak dikonsumsi rumah tangga sehingga stabilitas pasokan dan harga berpengaruh terhadap pemenuhan kebutuhan pangan.

    Dalam kunjungan tersebut, Amran juga mengapresiasi pelaku usaha yang telah menjalankan bisnis perunggasan selama puluhan tahun dan berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja. Pemerintah, kata dia, akan mengawal keberlangsungan usaha peternak sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

    Kementerian Pertanian menyatakan akan memperkuat koordinasi dengan pemangku kepentingan untuk mengawal kebijakan, meningkatkan efisiensi distribusi, dan menjaga keseimbangan harga di tingkat produsen maupun konsumen.

    Andi Amran Sulaiman Ayam daging harga Kementan Telur
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleAlhamdulillah! Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Tapi …
    Next Article Peserta ITB Ultra Marathon 2026 Meninggal Usai Kolaps di Cianjur, Ini Kronologinya

    Berita Terkait

    Alhamdulillah! Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Tapi …

    Oktober 18, 2026

    Waspada Child Grooming, Ini Alasan Akses Digital Anak Dibatasi

    Oktober 18, 2026

    Warga Bisa “Namu” ke Balai Kota Jakarta, Ini Jadwal dan Caranya

    Oktober 18, 2026

    Kepala BGN Sidak Dini Hari di Aceh, Tekankan Akurasi Data Penerima MBG

    Oktober 15, 2026

    Pemprov Jabar Bentuk Tim Pemburu ATS, Apa Itu?

    Oktober 15, 2026

    Pengembang AI Diminta Deteksi Deepfake & Manipulasi Konten

    Oktober 15, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Sistem Royalti Musik Digital Tak Semanis Dulu, Ini Alasan Maia Estianty Ogah Rilis Lagu

    AyuOktober 19, 2026

    JAKARTA – Menjawab rasa penasaran publik, musisi kondang Maia Estianty blak-blakan menyebut bahwa skema pendapatan…

    Hasil Real Madrid vs Sevilla 4-1: Mbappe Cetak Penalti Panenka di Bernabeu!

    Oktober 19, 2026

    Jadwal Asian Para Games 2026 Aichi-Nagoya: Kontingen Indonesia Bidik Emas Pertama Hari Ini!

    Oktober 19, 2026
    Top Trending

    Hasil Real Madrid vs Sevilla 4-1: Mbappe Cetak Penalti Panenka di Bernabeu!

    AyuOktober 19, 2026

    JAKARTA – Mencari hasil Real Madrid vs Sevilla pada lanjutan pekan kesembilan…

    Hasil Persebaya vs PSS Sleman: Skor Imbang 2-2, Gol Telat Miguel Pereira Selamatkan Bajul Ijo

    AyuOktober 18, 2026

    JAKARTA – Hasil Persebaya vs PSS Sleman pada laga pekan kelima BRI…

    Sivali Gandeng Netra Runtime, Buka Akses Layanan AI untuk Korporasi dan Developer

    Bayu PratamaOktober 9, 2026

    Jakarta, Rasional.co – Korporasi dan instansi membutuhkan layanan digital yang dapat diimplementasikan…

    rasional.co
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi Rasional.co
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    © 2026 RASIONAL.CO

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?