JAKARTA – Awal super manis berhasil diukir oleh Timnas Indonesia di ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Bermain di hadapan ribuan suporter setia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat malam, skuad Garuda sukses mengandaskan perlawanan Singapura dengan skor meyakinkan 2-0.
Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya melihat performa spartan anak asuhnya di laga krusial Grup A ini.
Kemenangan Indonesia langsung terasa di awal babak pertama. Pada menit ke-13, Ragnar Oratmangoen sukses mencatatkan namanya di papan skor. Gol cepat ini tak lepas dari assist cantik yang disodorkan oleh pemain debutan, Luke Vickery, yang langsung nyetel dengan gaya permainan tim.
Dominasi Indonesia makin terasa di babak kedua. Tepat empat menit setelah bek Singapura, Safuwan Baharudin, diusir wasit akibat kartu merah pada menit ke-70, Indonesia mendapat hadiah penalti. Ole Romeny yang maju sebagai algojo tak menyia-nyiakan peluang emas tersebut dan menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-74.
Di balik kemenangan impresif ini, ada perjuangan keras para pemain untuk melawan kelelahan. John Herdman secara blak-blakan memuji mentalitas pasukannya.
“Kami sudah memprediksi bakal ada momen di mana permainan berjalan sangat cantik, tapi ada juga saat kelelahan dan jet lag mulai terasa. Hebatnya, para pemain sukses beradaptasi, berjuang melewati batas fisik, dan kembali menemukan ritme permainan. Mereka benar-benar membuktikannya malam ini,” ujar pelatih asal Inggris tersebut saat sesi jumpa pers di SUGBK.
Kebahagiaan Herdman makin lengkap karena gawang Indonesia tetap perawan. Ini adalah clean sheet kelima dari sembilan pertandingan terakhirnya sejak menukangi Timnas. Menariknya lagi, empat dari lima laga tanpa kebobolan itu terjadi saat Indonesia bermain di kandang sendiri.
Bagi Ole Romeny, SUGBK seolah menjadi taman bermain favoritnya. Tambahan satu gol lewat titik putih ke gawang Singapura membuatnya kini mengoleksi tujuh gol dari 11 penampilan bersama Timnas Indonesia.
Fakta menariknya, enam dari tujuh gol tersebut ia cetak tepat di hadapan gemuruh publik SUGBK. Sang striker pun menegaskan bahwa catatan apik ini bukanlah sebuah kebetulan semata.
“Ini bukan soal keberuntungan. Semua ini murni hasil kerja keras saat latihan dan kepercayaan diri tim. Kami diisi oleh pemain-pemain berkualitas dan sukses membangun pergerakan ciamik untuk menciptakan gol,” tegas Ole.
“Saya jelas sangat senang bisa kembali mencetak gol di stadion ini. Kami akan terus menjaga momentum dan melangkah maju.”
Berkat kemenangan berharga ini, Timnas Indonesia kini menduduki peringkat kedua klasemen sementara Grup A dengan torehan tiga poin penuh. Posisi puncak saat ini masih diamankan oleh sang tetangga, Malaysia, yang sukses membantai Bangladesh 3-0.
Kondisi klasemen ini ibarat bensin yang disiram ke kobaran api, karena pada laga krusial berikutnya, Timnas Indonesia bakal bersitegang langsung dengan Malaysia. Derby Nusantara penentu takhta klasemen ini dijadwalkan berlangsung di SUGBK pada Senin (28/9) kick-off pukul 19.30 WIB. Siap-siap, laga ini dipastikan bakal berlangsung super panas!

