JAKARTA – Kabar mengenai kelanjutan franchise legendaris Indiana Jones sempat santer dikabarkan bakal mendapat reboot. Kendati demikian, pihak Disney dan Lucasfilm tampaknya masih mengambil waktu dan belum memberikan keputusan final terkait rencana tersebut.
Di tengah rasa penasaran para penggemar soal masa depan sang pemburu harta karun, perhatian publik justru tengah tertuju pada salah satu alumni ikoniknya, Ke Huy Quan.
Nama aktor utuh talenta ini kembali hangat diperbincangkan berkat peluncuran buku memoar terbarunya yang bertajuk Never Say Die. Lewat buku tersebut, ia membuka lembaran masa lalu yang penuh warna, mulai dari masa-masa asianya sebagai aktor cilik hingga perjuangannya bangkit di industri perfilman.
Bagi para penonton setia sinema petualangan era 80-an, wajah Ke Huy Quan tentu sudah tidak asing lagi. Perannya sebagai Short Round dalam film Indiana Jones and the Temple of Doom (1984) garapan sutradara kondang Steven Spielberg menjadi tonggak penting dalam hidupnya.
Namun, perjalanan kariernya tidak selalu mulus. Setelah sempat lama tenggelam dan kesulitan mendapatkan peran di Hollywood, Quan melakukan comeback yang luar biasa.
Penampilannya yang memukau sebagai Waymond Wang dalam film hit Everything Everywhere All at Once sukses mengantarkannya meraih piala Oscar sebagai Aktor Pendukung Terbaik pada tahun 2023.
Dalam buku memoar Never Say Die yang resmi dirilis ke publik pada hari Selasa, Ke Huy Quan membagikan sebuah kenangan masa kecil yang sukses mencuri perhatian. Ia mengenang momen ketika dirinya yang masih berusia 12 tahun dikejutkan oleh kiriman cek royalti dengan nominal fantastis dari film Indiana Jones.

