JAKARTA – Kabar baik datang bagi para pendukung setia La Roja. Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) secara resmi mengumumkan perpanjangan kontrak untuk sang juru taktik andalan, Luis de la Fuente, yang akan mengikatnya membesut tim nasional Spanyol hingga tahun 2032 mendatang.
Keputusan krusial ini diungkapkan langsung oleh Presiden RFEF, Rafael Louzan, selepas sesi pertemuan penting yang digelar di Ciudad de Futbol, Las Rozas, Madrid, pada Senin (21/9).
“Kami berupaya membangun proyek yang berlandaskan stabilitas dan kepercayaan. Keputusan ini merupakan bentuk kepercayaan federasi kepada De la Fuente dan proyeknya, yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun di kompetisi dan turnamen besar,” ujar Louzan lewat situs resmi RFEF.
Langkah RFEF memperpanjang masa bakti pelatih berusia 65 tahun ini tentu bukan tanpa alasan. Kontrak baru tersebut merupakan wujud apresiasi nyata atas pencapaian luar biasa De la Fuente yang sukses mengantar Spanyol keluar sebagai juara Piala Dunia 2026.
Selain merajai panggung dunia, ia juga dinilai berhasil meletakkan fondasi permainan yang sangat solid dan konsisten bagi tim nasional Spanyol di berbagai kelompok umur.
Louzan bahkan tidak ragu menobatkan De la Fuente sebagai pelatih tersukses sepanjang sejarah tim nasional Spanyol. Betapa tidak, dalam portofolionya terselsem deretan trofi bergengsi mulai dari gelar juara UEFA Nations League 2023, UEFA Euro 2024, hingga puncaknya, piala kejayaan Piala Dunia 2026.
Dengan kepastian kontrak jangka panjang ini, De la Fuente dipastikan memegang kendali penuh atas arah masa depan skuad La Roja. Ia akan memimpin Spanyol berlaga di ajang akbar Piala Dunia 2030—yang rencananya dihelat bersama oleh Spanyol, Portugal, dan Maroko—serta mengarungi ketatnya persaingan di Euro 2028 dan Euro 2032. Tak ketinggalan, berbagai edisi Nations League dan babak kualifikasi turnamen internasional juga sudah menunggu di depan mata.
Sejak pertama kali dipercaya menukangi tim senior Spanyol pada 8 Desember 2022 untuk menggantikan Luis Enrique, rekam jejak De la Fuente terbilang sangat impresif. Dari total 49 pertandingan yang telah dipimpinnya, ia membukukan 37 kemenangan, 10 kali imbang, dan hanya menelan dua kekalahan saja.
Kini, ujian dan tantangan baru sudah siap menyambut. Di dekat jadwal terdekatnya, De la Fuente harus mempersiapkan anak asuhnya untuk menghadapi Inggris dalam laga pembuka Grup C UEFA Nations League yang dijadwalkan bergulir pada 27 September mendatang. Mampukah ia kembali meracik strategi maut? Kita nantikan aksinya!

