JAKARTA – Kebijakan anyar operator kompetisi mengenai batas usia pemain muda menuai respons positif dari kalangan internal klub. Bos Persik Kediri, Arthur Irawan, terang-terangan memberikan dukungan penuh atas keputusan I.League yang resmi menghapus kewajiban memainkan pemain U23 untuk kompetisi Super League musim 2026/2027.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Arthur dalam agenda pembicaraan Water Break PSSI Pers bertajuk “Membawa Liga Naik Kelas” yang berlangsung di Kantor I.League, Jakarta, Senin.
“Dari saya pribadi dan hasil diskusi bersama rekan-rekan, kita sangat mendukung penuh keputusan liga untuk tidak lagi mewajibkan menit bermain bagi pemain U23,” tegas Arthur.
Alasan Utama Penghapusan Regulasi Pemain Muda Super League
Aturan musim lalu memang sempat mewajibkan seluruh klub kontestan menurunkan minimal satu pemain U23 sebagai starter dengan durasi minimal 45 menit di lapangan. Namun pada format terbaru musim ini, kewajiban mengikat tersebut resmi ditiadakan. Sebagai gantinya, pihak pengelola menyajikan skema insentif khusus bagi klub yang tetap konsisten memberi panggung pada talenta muda.
Arthur menilai perubahan sistem ini jauh lebih sehat untuk mentalitas serta perkembangan pemain itu sendiri:
- Memicu Jam Terbang Berbasis Kualitas: Pemain muda yang benar-benar berbakat dan bekerja keras akan tetap mendapat menit bermain murni karena performa, bukan status regulasi.
- Menghilangkan Comfort Zone: Aturan wajib main berpotensi mengikis daya juang (hunger) talenta muda karena merasa posisinya aman tanpa harus bersaing secara terbuka.
- Meningkatkan Level Kompetisi: Seleksi alam yang ketat akan mendongkrak kualitas laga Super League secara keseluruhan.
“Kalau diturunkan hanya karena faktor usia, mereka cenderung merasa aman dan kurang tertantang. Menurut saya, keputusan menghapus aturan ini sudah sangat tepat agar kompetisi makin kompetitif. Keputusan akhir tetap ada di tangan pelatih untuk memilih siapa yang paling layak masuk starting XI,” lanjut pria berusia 33 tahun tersebut.
Skema Kuota Pemain Asing dan Agenda Pembuka Persik Kediri
Berbeda dengan regulasi U23 yang mengalami perombakan total, aturan pemakaian pemain asing di Super League 2026/2027 masih mengacu pada ketentuan musim lalu. Setiap tim diperbolehkan mendaftarkan maksimal 11 pemain asing, dengan pembagian:
- Maksimal 9 pemain masuk dalam Daftar Susunan Pemain (DSP).
- Maksimal 7 pemain yang beraksi bersamaan di atas lapangan.
Persik Kediri dijadwalkan mengawali kiprahnya pada pekan perdana Super League musim ini lewat laga kandang menjamu Dewa United pada Sabtu pekan ini, pukul 15.30 WIB.

