JAKARTA – Inter Milan sukses mengangkangi AC Milan dan Juventus dalam perolehan estimasi pendapatan hak siar Serie A musim 2025-26. Nerazzurri meraup keuntungan paling besar dengan selisih angka menyentuh 19 juta euro dari rival abadi mereka.
Laporan terbaru Calcio e Finanza memastikan klub asuhan Simone Inzaghi tersebut menduduki takhta tertinggi penerima dana televisi di Liga Italia. Inter Milan memimpin klasemen finansial lewat total pemasukan luar biasa mencapai 81,98 juta euro.
Angka tersebut menempatkan sang juara bertahan unggul jauh dari rival sekota, AC Milan, tempat kedua dengan raihan 71,56 juta euro. Sementara itu, Napoli membuntuti posisi ketiga lewat torehan 67,02 juta euro. AS Roma mengamankan peringkat keempat dengan mengantongi 64,53 juta euro. Nasib apes menimpa Juventus karena harus puas tercecer urutan kelima lewat pendapatan 63,30 juta euro.
Formula Pembagian Miliaran Euro
Secara keseluruhan, operator Liga Italia mendistribusikan total dana bersih 897 juta euro kepada seluruh klub peserta kompetisi kasta tertinggi sepak bola Negeri Pizza musim ini. Otoritas liga menerapkan formula khusus berbasis performa dan popularitas klub untuk membagi hak siar tersebut.
Sistem pembagian dana mengacu pada kriteria tetap, meliputi 50 persen pembagian rata seluruh klub, 11,2 persen berdasarkan posisi klasemen musim terakhir, serta 9,33 persen melihat hasil rekam jejak lima musim sebelumnya.
“Empat klub teratas menerima total lebih dari 285 juta euro, setara sekitar 32 persen dari keseluruhan dana distribusi,” tulis laporan resmi Calcio e Finanza dalam analisis finansial terbaru mereka.
Rincian Cuan Melimpah Nerazzurri
Pendapatan fantastis Inter Milan musim ini berasal dari akumulasi berbagai komponen keberhasilan klub dalam beberapa tahun terakhir. Pihak penyelenggara memberikan rincian hak siar Nerazzurri secara transparan kepada publik.
Juara bertahan Serie A tersebut mengamankan 22,18 juta euro bagian rata, ditambah 15,47 juta euro hasil posisi klasemen akhir musim. Inter Milan juga memimpin aspek komersial lain lewat suntikan 15,48 juta euro jumlah penonton stadion, serta 12,89 juta euro rekam jejak performa lima musim terakhir. Sisa pendapatan kubu Biru Hitam berasal dari tambahan komponen penunjang lainnya. Pundi-pundi uang ini memastikan dominasi total armada Giuseppe Meazza, baik di dalam lapangan maupun lembar saham klub.

