JAKARTA – Pertandingan terakhir BRI Super League 2025/2026 mempertemukan Persib Bandung melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Bandung, Sabtu (23/5), tanpa kehadiran Kapten Marc Klok akibat hukuman akumulasi kartu kuning.
Manajemen mengonfirmasi absennya jenderal lapangan tengah tersebut setelah menerima kartu kuning ketujuh musim ini saat menghadapi PSM Makassar di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Minggu (17/5). Tim pelatih tengah merancang strategi baru guna mengamankan poin penuh dalam laga pamungkas kompetisi domestik.
Marc Klok mengungkapkan rasa kecewa mendalam atas sanksi tersebut dan langsung merencanakan pengajuan banding resmi demi membatalkan hukuman.
“Saya sedih. Saya akan banding kartu kuning itu,” kata Klok di Bandung, Rabu (20/5).
Klok menjelaskan kronologi kejadian di lapangan saat wasit mengacungkan kartu kuning kepadanya. Menurut sang kapten, otoritas pertandingan salah menilai situasi provokasi dari pemain lawan.
“Karena saya hanya mau mengambil bola dan mereka mulai berkata-kata kurang baik. Semoga banding ini berhasil,” ujarnya.
Kembalinya Bojan Hodak dan Amunisi Asing
Laga krusial ini memunculkan angin segar seiring kehadiran kembali Pelatih Bojan Hodak mendampingi tim setelah menyelesaikan masa hukuman larangan bertanding.
Persib Bandung juga mendapat tambahan amunisi menyusul selesainya masa skorsing dua pemain asing, Federico Barba dan Luciano Guaycochea.
Kehadiran dua pilar asing ini memperkuat lini pertahanan dan kreativitas serangan Pangeran Biru menjelang laga kontra Persijap Jepara.
Sanksi Tim Pelatih Persib
Nasib buruk melanda jajaran staf kepelatihan Persib Bandung menyusul kartu kuning untuk dua asisten pelatih, Igor Tolic dan Miro Petric, pada pertandingan sebelumnya.
Igor Tolic memastikan diri harus menyaksikan perjuangan anak asuhnya dari tribun penonton akibat sanksi larangan mendampingi tim secara langsung di tepi lapangan.
“Nanti giliran saya akan menyaksikan pertandingan dari atas (tribun), saya kena larangan tampil,” kata Tolic.

