Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji

    Juni 13, 2026

    Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu

    Juni 13, 2026

    Bersamaan dengan Demo Mahasiswa, CCTV Bundaran HI Mendadak Tak Bisa Diakses

    Juni 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji
    • Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu
    • Bersamaan dengan Demo Mahasiswa, CCTV Bundaran HI Mendadak Tak Bisa Diakses
    • Buruh Tak Ikut Demo Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasannya
    • Tak Percaya DPR Lagi, Mahasiswa Pilih Bundaran HI untuk Demonstrasi
    • Kepala BIN Tanggapi Isu Reformasi Jilid II
    • Karya Pratama Sejahtera Resmikan Kantor Baru, Bidik Dampak Ekonomi Nasional
    • Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Harga BBM dan Bahan Pokok Ikut Melonjak
    Facebook X (Twitter) Instagram
    rasional.corasional.co
    Login
    Sabtu, Juni 13
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Beranda » Rupiah Terpuruk, Primus Minta Gubernur BI Pertimbangkan Mundur
    Ekonomi

    Rupiah Terpuruk, Primus Minta Gubernur BI Pertimbangkan Mundur

    MartinBy MartinMei 18, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram Copy Link
    rupiah terpuruk
    Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Primus Yustisio (kanan), menyampaikan kritik keras terhadap kinerja Bank Indonesia (BI) di tengah merosotnya nilai tukar rupiah yang menyentuh rekor terendah. Primus terang-terangan menyarankan agar Gubernur BI, Perry Warjiyo (kiri) mengundurkan diri jika tidak mampu menjalankan tugas dengan baik, Senin (18/5/2026). (Foto: Tribunnews)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    JAKARTA – Pelemahan nilai tukar rupiah kembali memicu sorotan di DPR. Anggota Komisi XI DPR Fraksi PAN Primus Yustisio meminta Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mempertimbangkan mundur dari jabatannya setelah rupiah terpuruk terus terhadap dolar Amerika Serikat.

    Pernyataan itu disampaikan Primus dalam rapat kerja Komisi XI DPR bersama Bank Indonesia di Jakarta, Senin (18/5/2026). Dia menilai kondisi ekonomi nasional saat ini menunjukkan anomali karena pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,61 persen, namun nilai tukar rupiah justru terus tertekan.

    “Menurut saya pribadi, Bank Indonesia saat ini sudah menghilangkan trust dan menyampingkan kredibilitasnya,” ujar Primus dalam rapat kerja tersebut.

    Politikus PAN itu juga menyoroti kondisi pasar saham Indonesia yang dinilai belum pulih dibandingkan bursa global lain. Menurut dia, mayoritas indeks saham dunia mulai rebound setelah tensi geopolitik meningkat akibat konflik AS-Israel dan Iran sejak 28 Februari lalu.

    Rupiah Terpuruk Jadi Sorotan DPR

    Primus menyebut pasar saham Indonesia masih berada di zona negatif lebih dari 20 persen. Kondisi itu dinilai memunculkan pertanyaan global terhadap kualitas dan kredibilitas Bank Indonesia sebagai otoritas moneter.

    Karena itu, dia meminta Perry Warjiyo mempertimbangkan langkah mundur sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap kondisi ekonomi dan pasar keuangan nasional.

    “Pak Perry yang saya hormati, kadang kalau kita mengambil tindakan gentleman itu bukan penghinaan Pak. Saya berikan contoh, mungkin saatnya sekarang Bapak mengundurkan diri,” katanya.

    Pernyataan tersebut langsung menjadi perhatian dalam rapat kerja Komisi XI DPR. Kritik terhadap Bank Indonesia sebelumnya juga muncul dari sejumlah anggota dewan terkait stabilitas rupiah dan kepercayaan pasar.

    Kepercayaan Pasar Dinilai Menurun

    Selain nilai tukar rupiah, kondisi pasar modal nasional ikut menjadi perhatian DPR. Primus menilai pemulihan pasar domestik berjalan lebih lambat dibandingkan negara lain di tengah kondisi global yang mulai membaik.

    Dia mengatakan penurunan kepercayaan terhadap Bank Indonesia dapat memengaruhi persepsi investor terhadap ekonomi nasional. Karena itu, DPR meminta otoritas moneter segera mengambil langkah konkret untuk memulihkan kepercayaan pasar di tengah rupiah terpuruk yang terus berlanjut.

    Hingga rapat berlangsung, Perry Warjiyo belum memberikan tanggapan langsung atas pernyataan tersebut. Namun tekanan terhadap Bank Indonesia diperkirakan terus meningkat seiring pelemahan rupiah dan gejolak pasar keuangan nasional.

    Bank Indonesia Komisi XI DPR nilai tukar rupiah Pasar Saham Perry Warjiyo Primus Yustisio rupiah melemah
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleTubuh Penuh Lebam, Balita di Padang Diduga Dianiaya Ayah Kandung
    Next Article Jurnalis Republika Abeng Ditahan Israel saat Ikut Misi Kemanusiaan Gaza
    Martin
    • Website

    Related Posts

    Karya Pratama Sejahtera Resmikan Kantor Baru, Bidik Dampak Ekonomi Nasional

    Juni 12, 2026

    Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Harga BBM dan Bahan Pokok Ikut Melonjak

    Juni 12, 2026

    John Herdman Jadi Harapan Baru Timnas Indonesia, Mampukah Ulangi Keajaiban Kanada?

    Juni 12, 2026

    ESDM Bantah Kabar Pasokan Batu Bara Menipis, Pemadaman Listrik Disebut Murni Gangguan Teknis

    Juni 11, 2026

    Bahlil Sebut Prabowo Tahan Harga BBM Subsidi di Tengah Kenaikan Energi

    Juni 10, 2026

    Revisi UU P2SK Disahkan, Pemerintah Perkuat Fondasi Sektor Keuangan Nasional

    Juni 5, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji

    By MartinJuni 13, 2026

    JAKARTA – Tim asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK) memverifikasi kinerja…

    Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu

    Juni 13, 2026

    Bersamaan dengan Demo Mahasiswa, CCTV Bundaran HI Mendadak Tak Bisa Diakses

    Juni 12, 2026
    Top Trending

    Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji

    By MartinJuni 13, 2026

    JAKARTA – Tim asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Politik, Administrasi, dan Komunikasi…

    Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu

    By MartinJuni 13, 2026

    JAKARTA – Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik…

    Bersamaan dengan Demo Mahasiswa, CCTV Bundaran HI Mendadak Tak Bisa Diakses

    By MartinJuni 12, 2026

    JAKARTA – Akses CCTV publik di kawasan Bundaran HI tidak dapat diakses…

    © 2026 RASIONAL.CO
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    • Extra Crunch Terms
    • Code of Conduct

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?