Jakarta – Aktor kenamaan Chris Pine bersiap memacu adrenalin penonton melalui film thriller bertahan hidup terbaru berjudul Yeti yang akan segera tayang di platform streaming Netflix. Film arahan sutradara Michael Chaves, sosok di balik The Conjuring: Last Rites ini mengambil latar lokasi ekstrem di kawasan Pegunungan Alpen yang terisolasi.
Cerita bermula ketika sebuah bencana longsoran salju hebat secara tidak sengaja membangkitkan sosok predator mematikan dari dalam bongkahan es gletser purba, memaksa karakter yang diperankan Pine untuk bertarung nyawa demi melindungi keluarganya.
Pertarungan Hidup Mati di Pegunungan Alpen
Kisah film Yeti menyoroti perjuangan seorang ayah dan anak perempuannya yang terjebak di tengah kepungan salju tanpa akses bantuan. Kehadiran makhluk misterius yang mampu berkamuflase dengan lingkungan es menjadi ancaman utama bagi mereka. Chris Pine akan beradu akting dengan aktris muda Iona Bell, serta didukung oleh performa aktor senior Ray Winstone dan aktris Sofia Boutella.
Proyek ini menggabungkan ketegangan bertahan hidup di alam liar dengan elemen horor makhluk purba yang sangat mencekam. Skenario film ini merupakan hasil pengembangan naskah spekulatif karya Peter Gaffney yang ditulis ulang bersama Sean Tretta.
Kolaborasi Strategis Sony Pictures dan Netflix
Produksi film ini terwujud berkat kemitraan strategis antara Sony Pictures dan Netflix yang telah terjalin sejak 2021. Kesepakatan ini memberikan hak eksklusif bagi Netflix untuk menayangkan deretan film terbaru Sony secara perdana di platform digital. Selain membintangi film tersebut, Chris Pine juga menjabat sebagai produser eksekutif bersama Dan Kagan dan Hans Ritter di bawah bendera Picturestart.
Kesibukan Pine di industri film terus meningkat setelah sukses besar di Festival Film Sundance lewat drama romantis Carousel. Selain proyek Yeti, aktor ini juga tengah dalam tahap negosiasi untuk membintangi komedi romantis The Catch bersama Emma Stone dan film fiksi ilmiah Alpha Gang.

