Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Presiden Jerman Tiba di Jakarta, Agenda Strategis dengan Prabowo di Istana

    Juni 15, 2026

    Duka Jakim 2026, Satu Pelari Meninggal dan Banyak Peserta Tumbang

    Juni 15, 2026

    Perjalanan Hak Siar Piala Dunia di Indonesia: Dari TVRI hingga Era Streaming 2026

    Juni 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Presiden Jerman Tiba di Jakarta, Agenda Strategis dengan Prabowo di Istana
    • Duka Jakim 2026, Satu Pelari Meninggal dan Banyak Peserta Tumbang
    • Perjalanan Hak Siar Piala Dunia di Indonesia: Dari TVRI hingga Era Streaming 2026
    • Jejak Pelatih Persija 10 Tahun Terakhir: Mampukah Shin Tae-Yong Akhiri Era Ketidakstabilan Macan Kemayoran?
    • Rp1,22 Triliun Disetor ke Negara, Jaksa Agung Jawab Keraguan Publik
    • Jakarta Pusat Dikepung Empat Demo, 5.955 Personel Gabungan Disiagakan
    • Hasil Pertemuan Kertanegara, Prabowo Perintahkan Data Investasi Dibuka
    • Jelang 1 Muharram, Makna Hijrah Jadi Cermin Kepemimpinan Strategis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    rasional.corasional.co
    Login
    Senin, Juni 15
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Beranda » Madrid Keok di Kandang Osasuna, Arbeloa Sebut Aliran Bola Timnya Mirip Siput Saat Lawan Parkir Bus
    Sport

    Madrid Keok di Kandang Osasuna, Arbeloa Sebut Aliran Bola Timnya Mirip Siput Saat Lawan Parkir Bus

    AyuBy AyuFebruari 22, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram Copy Link
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Jakarta – Malam yang dingin di Stadion El Sadar berubah menjadi mimpi buruk bagi sang raksasa ibu kota. Saat peluit panjang berbunyi, papan skor menunjukkan angka 2-1 untuk kemenangan tuan rumah Osasuna, meninggalkan para pemain Real Madrid yang tertunduk lesu di tengah euforia pendukung lawan.

    Kekalahan ini bukan sekadar hilangnya tiga poin, melainkan sebuah tamparan keras yang menyingkap tabir kelemahan taktik di bawah asuhan Álvaro Arbeloa.

    Gol pembuka dari Ante Budimir sempat dibalas oleh aksi gemilang Vinicius Junior, namun sontekan maut Raul Garcia di pengujung laga memastikan El Real pulang dengan tangan hampa. Arbeloa, yang kini memikul beban berat di kursi kepelatihan, tidak menutupi rasa kecewanya atas performa anak asuhnya yang dianggap kurang bergairah.

    Penyakit Sisi Kiri dan Aliran Bola Lambat

    Arbeloa menyoroti bagaimana pola serangan timnya yang sangat mudah ditebak karena terlalu bergantung pada satu sisi lapangan. Penumpukan pemain di sektor kiri membuat variasi serangan menjadi tumpul, terutama saat menghadapi lawan yang menerapkan strategi “parkir bus” atau pertahanan blok rendah.

    “Pada babak pertama, kami sempat cukup menguasai permainan, tetapi kami kurang memiliki kecepatan dalam permainan saat menghadapi pertahanan rendah. Anda harus mengalirkan bola jauh lebih cepat, jika tidak mereka akan dengan mudah bertahan menghadapi Anda,” ujar Arbeloa dikutip dari laman resmi klub.

    Ketergantungan pada sisi kiri ini menjadi catatan merah bagi staf kepelatihan. Mantan bek timnas Spanyol itu menegaskan bahwa tim harus lebih berani mengeksplorasi sisi kanan agar tidak mudah diantisipasi oleh lawan.

    “Kami harus mampu menembus dari kedua sisi. Saat ini, sebagian besar permainan kami terfokus di sisi kiri, dan kami juga harus mampu melakukannya di sisi lain,” tambahnya.

    Manajemen Risiko Cedera dan Tantangan Konsistensi

    Selain masalah taktik, keputusan menarik keluar Federico Valverde juga menjadi sorotan. Langkah tersebut diambil bukan karena performa teknis, melainkan demi menyelamatkan sang gelandang dari ancaman cedera serius di tengah jadwal yang mencekik leher. Arbeloa memilih bermain aman demi menjaga ketersediaan pemain untuk laga krusial di pertengahan pekan.

    “Valverde telah bekerja sangat keras dalam banyak pertandingan berturut-turut dan mengalami sedikit ketidaknyamanan. Benar atau salah, saya memilih untuk tidak mengambil risiko dengan Valverde. Setelah gol terjadi, keputusan itu diambil dengan pertimbangan untuk mencegah kemungkinan cedera,” jelas suksesor Xabi Alonso tersebut.

    Menghadapi sisa musim 2025/2026, Arbeloa mengingatkan bahwa tidak ada ruang untuk rasa jemawa, terutama saat melakoni laga tandang yang selalu penuh tekanan.

    “Masih banyak pertandingan tersisa, dan kami memiliki banyak ruang untuk berkembang. Ketika Anda tidak berada dalam kondisi 100 persen, siapa pun bisa mengalahkan Anda. Kami menyadari hal itu,” pungkasnya.

    alvaro arbeloa pelatih real madrid berita bola terbaru real madrid hari ini berita sepakbola Liga Spanyol real madrid Sepak Bola Sepak Bola Eropa Sepak Bola Spanyol Sepak Bola Spanyol.
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleAjax Cuma Main Imbang, Maarten Paes Sebut Tim Kurang Galak Pas Hadapi Bola Mati
    Next Article Newcastle Kena Mental di Etihad, Pep Guardiola Malah Asyik Curhat Soal Urusan Sekolah Anak Fans
    Ayu

    Related Posts

    Perjalanan Hak Siar Piala Dunia di Indonesia: Dari TVRI hingga Era Streaming 2026

    Juni 15, 2026

    Jejak Pelatih Persija 10 Tahun Terakhir: Mampukah Shin Tae-Yong Akhiri Era Ketidakstabilan Macan Kemayoran?

    Juni 15, 2026

    John Herdman Jadi Harapan Baru Timnas Indonesia, Mampukah Ulangi Keajaiban Kanada?

    Juni 12, 2026

    Napoli Diskon Gede-Gedean Romelu Lukaku, Jual Rugi Striker Mandulnya Rp170 Miliar

    Juni 12, 2026

    Drama Menit 88 Bikin Nyesek, Erick Thohir Tetap Puji Jiwa Petarung Garuda Muda

    Juni 12, 2026

    Igor Tolic Siap Obrak-Abrik ASEAN Club Championship, Persib Bandung Tak Gentar Hadapi JDT Hingga Port FC

    Juni 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Presiden Jerman Tiba di Jakarta, Agenda Strategis dengan Prabowo di Istana

    By MartinJuni 15, 2026

    JAKARTA – Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier dan Ibu Elke Büdenbender tiba di Jakarta…

    Duka Jakim 2026, Satu Pelari Meninggal dan Banyak Peserta Tumbang

    Juni 15, 2026

    Perjalanan Hak Siar Piala Dunia di Indonesia: Dari TVRI hingga Era Streaming 2026

    Juni 15, 2026
    Top Trending

    Duka Jakim 2026, Satu Pelari Meninggal dan Banyak Peserta Tumbang

    By MartinJuni 15, 2026

    JAKARTA – BTN Jakarta International Marathon (Jakim) 2026 di Jakarta diwarnai banyak…

    Jakarta Pusat Dikepung Empat Demo, 5.955 Personel Gabungan Disiagakan

    By MartinJuni 15, 2026

    JAKARTA – Empat demonstrasi mahasiswa dan organisasi digelar di Jakarta Pusat pada…

    Jejak Pelatih Persija 10 Tahun Terakhir: Mampukah Shin Tae-Yong Akhiri Era Ketidakstabilan Macan Kemayoran?

    By AINJuni 15, 2026

    JAKARTA – Kedatangan mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-Yong, sebagai pelatih baru…

    © 2026 RASIONAL.CO
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    • Extra Crunch Terms
    • Code of Conduct

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?