Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji

    Juni 13, 2026

    Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu

    Juni 13, 2026

    Bersamaan dengan Demo Mahasiswa, CCTV Bundaran HI Mendadak Tak Bisa Diakses

    Juni 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji
    • Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu
    • Bersamaan dengan Demo Mahasiswa, CCTV Bundaran HI Mendadak Tak Bisa Diakses
    • Buruh Tak Ikut Demo Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasannya
    • Tak Percaya DPR Lagi, Mahasiswa Pilih Bundaran HI untuk Demonstrasi
    • Kepala BIN Tanggapi Isu Reformasi Jilid II
    • Karya Pratama Sejahtera Resmikan Kantor Baru, Bidik Dampak Ekonomi Nasional
    • Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Harga BBM dan Bahan Pokok Ikut Melonjak
    Facebook X (Twitter) Instagram
    rasional.corasional.co
    Login
    Sabtu, Juni 13
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Beranda » Fakultas Strategi Pertahanan Unhan RI Perkuat Akar Ketahanan Nasional di Jonggol Melalui Nilai Bela Negara dan Kearifan Lokal
    Nasional

    Fakultas Strategi Pertahanan Unhan RI Perkuat Akar Ketahanan Nasional di Jonggol Melalui Nilai Bela Negara dan Kearifan Lokal

    AyuBy AyuFebruari 13, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram Copy Link
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Jakarta – Ancaman terhadap ketahanan nasional Indonesia kini semakin bergeser dari bentuk militer konvensional ke ancaman non-militer yang bekerja secara senyap, seperti disinformasi, radikalisme, penyalahgunaan narkoba, degradasi moral, dan konflik sosial. Pergeseran ini menuntut pendekatan baru dalam membangun ketahanan bangsa, dengan masyarakat sebagai aktor utama.

    Hal itu menjadi dasar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang digelar Fakultas Strategi Pertahanan (FSP) Unhan RI di Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jumat (13/2/2026). Kegiatan ini mengusung penguatan nilai bela negara berbasis kearifan lokal sebagai fondasi ketahanan nasional di tengah komunitas.

    Dalam sambutan Dekan Fakultas Strategi Pertahanan Unhan RI pada pembukaan PKM yang disampaikan oleh Brigjen TNI Tri Setyo Subagyo S.I.P., M.M, sebagai Wakil Dekan II Bidang Keuangan dan Umum, ditegaskan bahwa karakter ancaman telah berubah secara fundamental.

    “Ancaman terhadap bangsa tidak lagi didominasi militer konvensional. Tantangan yang kita hadapi justru berasal dari disinformasi, radikalisme, penyalahgunaan narkoba, degradasi moral, konflik sosial, dan melemahnya persatuan,” ujar Tri Setyo Subagyo.

    Ia menekankan bahwa ketahanan nasional merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa, dengan rakyat sebagai subjek utama dalam sistem pertahanan semesta. Dalam kerangka itu, bela negara menjadi instrumen strategis untuk membangun kesadaran dan ketangguhan masyarakat berbasis nilai kebangsaan dan kearifan lokal.

    Dekan FSP Unhan RI, Mayjen TNI Dr. Oktaheroe Ramsi, menyatakan bahwa bela negara harus hidup dalam praktik sosial, bukan berhenti pada slogan.

    “Ketahanan nasional hari ini ditentukan oleh seberapa kuat masyarakat memahami dan mempraktikkan nilai bela negara dalam kehidupan sehari-hari,” kata Oktaheroe Ramsi.

    Jonggol dipilih karena posisinya sebagai wilayah penyangga ibu kota dengan dinamika sosial dan arus informasi yang tinggi, sehingga rentan terhadap penetrasi ancaman non-militer, terutama bagi generasi muda.

    Kaprodi Peperangan Asimetris FSP Unhan RI, Kolonel Arh Dr. Bambang Utomo, menilai bahwa peperangan modern berlangsung di ruang sosial.

    “Peperangan asimetris bekerja melalui narasi dan pengaruh sosial. Karena itu, ketahanan nasional harus dibangun dari kemampuan masyarakat membaca dan merespons ancaman secara kritis,” ujarnya.

    Menurutnya, penguatan kesadaran bela negara di kalangan pelajar dan komunitas lokal jadi kunci untuk mencegah masyarakat terjebak arus propaganda, polarisasi sosial, dan degradasi nilai kebangsaan.

    Kegiatan PKM meliputi edukasi bela negara bagi pelajar, bantuan pendidikan dan bantuan sosial serta donor darah yang melibatkan fasilitas kesehatan setempat. Pendekatan edukatif dan kemanusiaan tersebut dirancang terintegrasi agar nilai bela negara hadir secara aplikatif.

    Ketua Pelaksana PKM, Kolonel Czi Dr. Yermia Hendarwoto, juga selaku Kaprodi Diplomasi Pertahanan FSP menegaskan kegiatan ini digelar secara terintegrasi dan tidak bersifat seremonial.

    “Kami ingin bela negara dipahami sebagai kebutuhan bersama, karena itu pendekatan edukatif, sosial, dan kemanusiaan disatukan sehingga relevan dengan persoalan nyata yang dihadapi masyarakat,” kata Yermia.

    Melalui kegiatan ini, Dekan FSP Unhan RI menegaskan bahwa ketahanan nasional tidak hanya dibangun dari pusat kebijakan, tetapi juga dari desa dan komunitas yang sadar, solid, serta berdaya tahan menghadapi ancaman non-militer.

    Bela Negara Berita Militer Disinformasi Ketahanan Nasional Pengabdian Masyarakat Perang Asimetris Radikalisme Strategi Pertahanan Unhan RI
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleInfinix Note 60 Pro Pakai Snapdragon 7s Gen 4, Bye-Bye Lemot
    Next Article Dari Timeline ke Track: Media Sosial Ubah Lari Jadi Gaya Hidup
    Ayu

    Related Posts

    Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji

    Juni 13, 2026

    Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu

    Juni 13, 2026

    Bersamaan dengan Demo Mahasiswa, CCTV Bundaran HI Mendadak Tak Bisa Diakses

    Juni 12, 2026

    Buruh Tak Ikut Demo Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasannya

    Juni 12, 2026

    Tak Percaya DPR Lagi, Mahasiswa Pilih Bundaran HI untuk Demonstrasi

    Juni 12, 2026

    Kepala BIN Tanggapi Isu Reformasi Jilid II

    Juni 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji

    By MartinJuni 13, 2026

    JAKARTA – Tim asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK) memverifikasi kinerja…

    Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu

    Juni 13, 2026

    Bersamaan dengan Demo Mahasiswa, CCTV Bundaran HI Mendadak Tak Bisa Diakses

    Juni 12, 2026
    Top Trending

    Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji

    By MartinJuni 13, 2026

    JAKARTA – Tim asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Politik, Administrasi, dan Komunikasi…

    Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu

    By MartinJuni 13, 2026

    JAKARTA – Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik…

    Bersamaan dengan Demo Mahasiswa, CCTV Bundaran HI Mendadak Tak Bisa Diakses

    By MartinJuni 12, 2026

    JAKARTA – Akses CCTV publik di kawasan Bundaran HI tidak dapat diakses…

    © 2026 RASIONAL.CO
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    • Extra Crunch Terms
    • Code of Conduct

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?