Jakarta – Pabrikan otomotif Swedia, Polestar, resmi memamerkan ketangguhan unit terbarunya, Polestar 5, dalam ajang bergengsi FAT Ice Race di pegunungan Zell am See, Austria, untuk membuktikan performa kendaraan listrik (EV) di suhu dingin ekstrem.
Kehadiran Grand Tourer (GT) mewah ini menarik perhatian ribuan penggemar otomotif saat meluncur di atas lintasan bandara yang membeku total. Polestar 5 yang memiliki panjang lebih dari 5 meter namun hanya setinggi 1,42 meter ini dirancang khusus menggunakan rangka aluminium yang direkatkan dengan lem berkekuatan tinggi guna menjaga stabilitas maksimal di medan licin.
Performa Gahar dan Sensasi Berkendara Halus
Polestar memboyong dua versi sekaligus, termasuk varian yang mengenakan livery kuning-hitam khas gim legendaris Gran Turismo. Kreator Gran Turismo, Kazunori Yamauchi, yang hadir langsung di lokasi memberikan testimoni positif setelah merasakan performa mobil tersebut di atas es.
“Mobil listrik seperti ini menawarkan pengalaman berkendara yang sangat halus dan tidak bisa ditandingi oleh mobil berbahan bakar bensin. Ini adalah awal dari cara baru menikmati mengemudi,” ujar Kazunori Yamauchi.
Varian Performance Polestar 5 mengusung dua motor listrik yang memproduksi tenaga hingga 650 kW atau setara 884 horsepower. Dengan sistem penggerak semua roda (AWD), mobil ini mampu melesat dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam waktu 3,2 detik.
Pembalap profesional, Ted Björk, yang mengemudikan mobil ini secara sideways (ngepot) mengakui bahwa kendali mobil tetap stabil meski dipaksa bekerja keras di atas permukaan es.
Teknologi Tanpa Kaca Belakang dan Material Ramah Lingkungan
Selain performa, Polestar 5 menonjolkan desain futuristik tanpa jendela belakang. Sebagai gantinya, pengemudi mengandalkan kamera beresolusi tinggi dan layar internal untuk memantau area belakang. Inovasi ini memungkinkan desain atap yang melandai ekstrem guna meningkatkan aerodinamika.
Untuk urusan pengisian daya, sistem 800V yang diusung memungkinkan baterai terisi dari 10% hingga 80% hanya dalam waktu 22 menit. Dalam kondisi penuh, varian standar mampu menempuh jarak hingga 678 km (WLTP).
Meski dibanderol mulai dari €120.000 atau sekitar Rp2 miliar di pasar Eropa, Polestar tetap mengedepankan sisi ekologis dengan interior yang menggunakan material daur ulang dari jaring ikan bekas dan tanaman rami.

