Jakarta – Toyota kembali memanaskan persaingan halo supercar dunia. Setelah sukses memukau publik lewat 2000GT pada 1967 dan Lexus LFA pada 2010, raksasa otomotif Jepang ini memperkenalkan GR GT. Kali ini, Toyota meninggalkan mesin naturally aspirated dan beralih ke mesin 4.0 liter Twin-Turbo V8 yang mengadopsi teknologi hibrida mutakhir.
Mesin V8 Murni, Bukan Rakitan Biasa
Berbeda dengan kompetitor Jerman yang sering menggabungkan dua mesin empat silinder, Toyota merancang blok aluminium V8 ini secara khusus. Insinyur Toyota mengembangkan mesin ini dari basis proyek Lexus LC F yang sempat tertunda.
Dengan desain oversquare, mesin ini memiliki langkah piston lebih pendek namun diameter lebih lebar, yang menjanjikan putaran mesin (RPM) sangat tinggi layaknya mesin McLaren M840T.
Teknologi ‘Hot Vee’ dan Performa Buas
Toyota menerapkan tata letak Hot Vee, di mana turbocharger duduk manis di tengah konfigurasi V mesin. Posisi ini mempercepat aliran udara buang langsung ke turbo untuk meminimalisir jeda (lag).
Hasilnya? Toyota menargetkan output sistem gabungan mencapai 641 hp dan torsi 627 lb-ft. Banyak pengamat meyakini angka ini adalah estimasi konservatif, mengingat potensi mesin ini bisa jauh lebih meledak saat menyentuh aspal.
Sistem Injeksi Ganda dan Pelumasan Canggih
Guna memastikan pembakaran optimal, Toyota menyematkan sistem D-4 Port and Direct-Injection. Teknologi ini menyemprotkan bahan bakar baik ke dalam ruang bakar maupun saluran asupan sesuai beban mesin.
Selain itu, penggunaan sistem dry-sump lubrication memungkinkan posisi mesin menjadi lebih rendah. Hal ini tidak hanya memperbaiki pusat gravitasi, tetapi juga menjamin pelumasan tetap stabil saat mobil bermanuver ekstrem di sirkuit.
Keseimbangan Sempurna Lewat Transaxle
Demi mengejar distribusi bobot ideal 45/55, Toyota memasang transmisi otomatis 8-percepatan di bagian belakang (transaxle). Mesin dan transmisi terhubung melalui tabung torsi serat karbon yang sangat kaku.
Sebagai pengganti torque converter, Toyota menggunakan kopling basah (wet-clutch) yang bersanding dengan motor listrik hibrida untuk memberikan akselerasi instan yang menghentak.

