Selisih 0,002 Detik yang Berbuah Rekor Asian Games
Puncak ketegangan terjadi di partai final saat Desak harus berhadapan head-to-head dengan jagoan asal China, Li Juan Deng. Keduanya melesat nyaris berbarengan menyusuri dinding panjat.
Hasil akhirnya benar-benar bikin jantungan. Desak Made berhasil menekan tombol finis lebih dulu dengan waktu 6,062 detik, mengalahkan Li Juan Deng yang mencatatkan 6,064 detik. Kemenangan tipis 0,002 detik ini tidak hanya memastikan kepingan emas mendarat di tangan Indonesia, tapi juga secara resmi mengukir rekor baru di sepanjang sejarah Asian Games.
Sempat “Ngeblank” di Garis Finis
Lucunya, saking fokusnya mengaplikasikan jurus “manjat ikhlas”, Desak justru tidak sadar kalau dirinya baru saja menang dan memecahkan rekor. Ia mengaku sempat kebingungan saat pertama kali mendarat usai menyentuh tombol finis.
“Tadi pas akhirnya megang pertama, terus lihat yang nyala kan yang punya besar. Masih ngeblank, yang mana menang, yang mana ini. Soalnya manjatnya ya sudah, manjat ikhlas saja,” cerita Desak sambil mengenang momen bersejarah itu.
Begitu sadar bahwa namanya keluar sebagai juara pertama, tangis haru pun langsung pecah. “Nangis bingung, bersyukur banget,” tambahnya.
Kemenangan dramatis ini mengukuhkan dominasi Desak Made di kancah Asia. Ini merupakan keping medali emas keduanya secara berturut-turut di ajang Asian Games, setelah sebelumnya ia juga sukses keluar sebagai Ratu Speed Putri pada edisi Asian Games Hangzhou 2022 lalu.

