Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    PSEL Bogor Raya 1 Olah 1.500 Ton Sampah per Hari Jadi Listrik

    September 18, 2026

    Bahlil ke Pemilik BMW dan Mobil Mewah: Jangan Pakai BBM Subsidi

    September 18, 2026

    AI Makin Sulit Diprediksi, Regulasi Harus Cepat Beradaptasi

    September 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • PSEL Bogor Raya 1 Olah 1.500 Ton Sampah per Hari Jadi Listrik
    • Bahlil ke Pemilik BMW dan Mobil Mewah: Jangan Pakai BBM Subsidi
    • AI Makin Sulit Diprediksi, Regulasi Harus Cepat Beradaptasi
    • Viral Video Joanna Wietrzyk BAB di Tengah Perlombaan HYROX China, Panitia Akhirnya Ganti Lantai Arena dan Minta Maaf
    • Skenario Gila Timnas U20 Tempa Diri di Negeri Tirai Bambu Demi Menembus Putaran Final Azerbaijan
    • Jadwal Pekan Ketiga BRI Super League: Persib Tantang Persijap, Bali United Sambangi Borneo FC
    • Bantai Nepal Tanpa Ampun, Timnas Voli Putri Indonesia Segel Tiket Perempat Final Asian Games 2026
    • Sempat Bernama Gajah Mada, TNI AL Ubah Nama Kapal Induk Jadi KRI Sriwijaya
    rasional.corasional.co
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
    Login
    Jumat, September 18
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Home»Sport»Darurat Sepak Bola Indonesia! 28 Klub Masih Berutang Rp14,8 Miliar ke Pemain, Siapa Saja?
    Sport

    Darurat Sepak Bola Indonesia! 28 Klub Masih Berutang Rp14,8 Miliar ke Pemain, Siapa Saja?

    AyuBy AyuAgustus 31, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Copy Link WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Copy Link Telegram WhatsApp

    JAKARTA – Isi dompet ratusan pesepak bola Indonesia ternyata sedang tidak baik-baik saja. Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) membeberkan fakta mengejutkan: 28 klub dari level Super League (Liga 1) hingga Liga 4 masih menahan hak para pemainnya.

    Nilai tunggakan gaji tersebut menembus angka fantastis, yakni Rp14,8 miliar, yang berdampak langsung pada nasib 303 pemain.

    Legal APPI, Mohammad Agus Riza Hufaida menegaskan bahwa angka tersebut mencakup aduan resmi yang masuk ke APPI hingga sengketa yang sudah diputus oleh National Dispute Resolution Chamber (NDRC) namun belum dilunasi oleh pihak klub.

    Daftar 28 Klub yang Masih Menunggak Gaji Pemain

    Masalah finansial ini tidak hanya terjadi di kasta bawah, tetapi juga menjalar hingga ke klub-klub papan atas Indonesia. Berikut deretan 28 klub yang disorot oleh APPI:

    • Kasta Tertinggi (Super League / Liga 1): PSM Makassar, Semen Padang, PSBS Biak, PSIS Semarang.
    • Klub Liga 2 & Liga 3: PSMS Medan, Persiku Kudus, RANS FC, Sriwijaya FC, Persikota Tangerang, Persipa Pati, Persibo Bojonegoro, Persekat Tegal, Persiwa Wamena, Depok Raya FC, Kalteng Putra, Persewar Waropen, Persikab Kabupaten Bandung, Persikabo 1973.
    • Klub Regional & Liga 4: Persinab Sang Maestro, Persitara Jakarta Utara, Persid Jember, PS Siak, Bantul United, PSM Madiun, Pakuan City, PSGJ Cirebon, Waanal Brother FC.
    Baca Juga :  Persib Bandung Siap Tampil Tanpa Celah Hadapi Manila Digger di Play-off ACL II

    Tuntutan APPI: Sanksi Tegas dan ‘Zero Tolerance’ Sebelum Kick-Off

    Riza mengingatkan manajemen klub dan pihak penyelenggara untuk segera membereskan tunggakan ini. Bagi APPI, urusan upah adalah hal mendasar yang tidak bisa ditawar-tawar.

    Ia meminjam analogi sederhana: bayarlah upah pekerja sebelum keringat mereka mengering.

    “Kita kerap menggaungkan wacana membawa liga naik kelas. Namun, kenyataannya masalah paling mendasar seperti hak pemain masih terus berulang. Harus ada sanksi tegas: klub yang masih punya masalah gaji dilarang ikut kompetisi!”

    — Mohammad Agus Riza Hufaida, Legal APPI.

    APPI mendesak implementasi aturan lisensi klub secara ketat dengan prinsip zero tolerance. Langkah ini penting agar masalah sistematis ini tidak melimpah ke musim baru yang sudah berada di depan mata.

    Baca Juga :  Persija Siaga Satu! Beckham Putra Sembuh dan Siap Acak-acak Pertahanan Macan Kemayoran

    Kasus PSBS Biak dan Pentingnya Pembenahan Lisensi Klub

    Salah satu kasus yang mendapat perhatian khusus dari APPI adalah PSBS Biak. Menurut Riza, tunggakan gaji di klub tersebut sudah terdeteksi sekitar empat bulan sebelum kompetisi musim lalu usai, tetapi respon pencegahannya terbilang lambat hingga hak pemain tetap menggantung.

    Jika Indonesia serius ingin menaikkan taraf dan profesionalisme kompetisi sepak bola nasional, pembenahan sistem lisensi dan perlindungan finansial pemain wajib jadi prioritas utama federasi.

    Baca Juga :  Pratama Arhan Cari Kehangatan Suporter Jakarta Di Skuad Persija
    APPI hak pemain sepak bola kasus gaji sepak bola Liga 1 Indonesia lisensi klub PSSI masalah finansial klub Indonesia NDRC Indonesia sanksi klub menunggak gaji Super League tunggakan gaji pemain
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleSinopsis Series ‘Lovesick’ Ceritakan Cinta Bersemi saat Revolusi
    Next Article Mees Hilgers Resmi Pindah ke SC Heerenveen, Siap Buka Lembaran Baru di Eredivisie

    Berita Terkait

    Viral Video Joanna Wietrzyk BAB di Tengah Perlombaan HYROX China, Panitia Akhirnya Ganti Lantai Arena dan Minta Maaf

    September 18, 2026

    Skenario Gila Timnas U20 Tempa Diri di Negeri Tirai Bambu Demi Menembus Putaran Final Azerbaijan

    September 18, 2026

    Jadwal Pekan Ketiga BRI Super League: Persib Tantang Persijap, Bali United Sambangi Borneo FC

    September 18, 2026

    Bantai Nepal Tanpa Ampun, Timnas Voli Putri Indonesia Segel Tiket Perempat Final Asian Games 2026

    September 18, 2026

    Belum Menang 3 Laga, Ruben Amorim Akui Pemain Baru AC Milan tak Cocok dengan Sistemnya

    September 17, 2026

    Live Streaming Juventus vs NEC Nijmegen: Misi Bianconeri Bangkit di Liga Europa 2026/27

    September 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    PSEL Bogor Raya 1 Olah 1.500 Ton Sampah per Hari Jadi Listrik

    Bayu PratamaSeptember 18, 2026

    Jakarta, Rasional.co – Sebanyak 1.500 ton sampah per hari ditargetkan dapat diolah menjadi energi listrik…

    Bahlil ke Pemilik BMW dan Mobil Mewah: Jangan Pakai BBM Subsidi

    September 18, 2026

    AI Makin Sulit Diprediksi, Regulasi Harus Cepat Beradaptasi

    September 18, 2026
    Top Trending

    PSEL Bogor Raya 1 Olah 1.500 Ton Sampah per Hari Jadi Listrik

    Bayu PratamaSeptember 18, 2026

    Jakarta, Rasional.co – Sebanyak 1.500 ton sampah per hari ditargetkan dapat diolah…

    AI Makin Sulit Diprediksi, Regulasi Harus Cepat Beradaptasi

    Bayu PratamaSeptember 18, 2026

    Jakarta, Rasional.co – Perkembangan kecerdasan artifisial yang berlangsung cepat membuat pemerintah tidak…

    Bahlil ke Pemilik BMW dan Mobil Mewah: Jangan Pakai BBM Subsidi

    Bayu PratamaSeptember 18, 2026

    Jakarta, Rasional.co – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia…

    rasional.co
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi Rasional.co
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    © 2026 RASIONAL.CO

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?