JAKARTA – Laga panas Chelsea vs Brighton pada pekan kedua Liga Inggris 2026/27 berakhir dengan skor 4-3 untuk kemenangan The Blues di Stamford Bridge pada Minggu. Pertandingan ini langsung menjadi sorotan berkat debut Emiliano Martinez di bawah mistar gawang yang langsung diberi kepercayaan penuh oleh pelatih Xabi Alonso. Kemenangan dramatis ini sukses mengamankan posisi papan atas bagi Chelsea lewat skema permainan terbuka yang penuh kejutan dan gol-gol spektakuler.
Skuad asuhan Xabi Alonso memang tampil kesetanan sejak peluit awal, membuktikan bahwa skor Chelsea Brighton yang kejar-kejaran ini bukanlah kebetulan semata. Pertunjukan menyerang yang dipamerkan oleh deretan bintang muda hingga Joao Pedro membuat penonton tak bisa mengalihkan pandangan dari lapangan. Kemenangan ini sekaligus melanjutkan tren positif Chelsea yang sebelumnya juga mencetak hujan gol saat menumbangkan Fulham 3-2 di pekan perdana.
“Kemenangan ini menempatkan The Blues di peringkat tiga dengan enam poin, sedangkan Brighton ada di posisi delapan dengan tiga poin,” tulis keterangan resmi dari laman Liga Premier Inggris pasca-pertandingan.
Babak Pertama: Dominasi Total Skuad The Blues
Chelsea tidak butuh waktu lama untuk mengacak-acak lini pertahanan tim tamu. Baru empat menit laga berjalan, Romeo Lavia sukses memecah kebuntuan. Ia jeli memanfaatkan miskomunikasi antara kiper Brighton, Bart Verbruggen, dan Mats Wieffer saat mengantisipasi tendangan sudut.
Serangan tak mengendur, The Blues sukses menggandakan keunggulan di menit ke-14. Lewat skema permainan apik, Pedro Neto dengan tenang menyambar umpan tarik matang dari Morgan Rogers yang menusuk dari lini kedua. Skor berubah cepat 2-0.
Menariknya, sosok Emiliano Martinez di bawah mistar gawang bukan cuma sekadar menjaga pertahanan. Memasuki menit ke-22, kiper asal Argentina ini mulai memamerkan akurasi umpan jauhnya, berkali-kali melepaskan distribusi bola akurat langsung ke arah Joao Pedro untuk memicu serangan balik cepat.

