JAKARTA – Gelaran IBL All-Indonesian 2026 dipastikan mengalami penyesuaian agenda. Turnamen yang awalnya direncanakan bergulir September mendatang resmi digeser ke bulan Oktober. Langkah ini diambil tepat seusai perhelatan Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, yang berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober.
Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah, menjelaskan bahwa pergeseran kalender kompetisi ini merupakan bentuk dukungan penuh terhadap persiapan Timnas Basket Indonesia. Tanpa adanya bentrokan jadwal, para pemain bisa fokus penuh mengikuti pemusatan latihan nasional (pelatnas) demi tampil maksimal di ajang internasional.
Berbeda dari edisi 2025 yang sukses digelar di GOR Indoor Manahan Solo pada pertengahan Agustus, kepastian venue untuk tahun ini masih dirahasiakan. Pihak manajemen IBL mengungkapkan bahwa detail tanggal kickoff serta lokasi pertandingan masih berada dalam tahap pembahasan intensif.
IBL All-Indonesian sendiri memegang peranan vital dalam ekosistem basket tanah air. Event off-season ini dirancang khusus sebagai panggung pembuktian bagi para pebasket lokal untuk menunjukkkan taringnya setelah kompetisi reguler usai.
Sebagai gambaran, pada edisi sebelumnya turnamen ini diikuti oleh 13 tim tangguh, di mana Satria Muda Pertamina Bandung keluar sebagai sang jawara.

