JAKARTA – Pelatih Arsenal Mikel Arteta sukses meraih penghargaan Manajer Terbaik Liga Inggris 2025/2026. Keberhasilan ini menyusul kesuksesan besar sang arsitek membawa Arsenal menjuarai kompetisi Liga Inggris musim ini, sekaligus mengakhiri penantian panjang klub selama 22 tahun. Penghargaan itu didapat setelah Arteta memenangi pemungutan suara publik dan penilaian panel pakar sepak bola.
“Penghargaan ini milik seluruh elemen klub, para pemain, staf, dan pendukung setia Arsenal,” ujar Mikel Arteta saat menerima penghargaan tersebut, Rabu (27/5).
Arteta menyisihkan sejumlah nama besar dalam nominasi pelatih terbaik musim ini. Laman resmi Liga Inggris merilis, pria asal Spanyol tersebut mengungguli Keith Andrews (Brentford FC), Michael Carrick (Manchester United FC), Josep “Pep” Guardiola (Manchester City), Andoni Iraola (AFC Bournemouth), dan Regis Le Bris (Sunderland).
Fondasi Pertahanan Kokoh Antar Arsenal Angkat Trofi
Kepastian Arsenal mengunci gelar juara terjadi pada pekan ke-37. Pesaing terdekat mereka, Manchester City, kehilangan poin penting setelah bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah AFC Bournemouth di Stadion Vitality, Rabu (20/5). Hasil tersebut membuat perolehan poin Arsenal secara matematis tidak terkejar lagi oleh para rival.
Pada laga pamungkas, Minggu (24/5), skuad asuhan Mikel Arteta mengalahkan Crystal Palace dengan skor 2-1. Hasil akhir klasemen menunjukkan Arsenal memimpin puncak kompetisi lewat koleksi 85 poin, unggul tujuh angka dari Manchester City di posisi kedua.
Keberhasilan memenangi kompetisi kasta tertinggi Inggris ini mengulang momen emas musim 2003/2004 silam saat Arsene Wenger membawa tim berjuluk “Invincibles” juara tanpa terkalahkan. Pencapaian ini sekaligus membayar tuntas kegagalan Arteta pada tiga musim sebelumnya, saat Arsenal harus puas finis posisi kedua di bawah Manchester City dan Liverpool.
Kekuatan pertahanan menjadi kunci utama performa impresif klub asal London Utara musim ini. Arsenal mencatatkan 19 kali pertandingan tanpa kebobolan (clean sheet) dari total 38 laga, serta hanya kemasukan 27 gol sepanjang musim.

