Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    PSEL Bogor Raya 1 Olah 1.500 Ton Sampah per Hari Jadi Listrik

    September 18, 2026

    Bahlil ke Pemilik BMW dan Mobil Mewah: Jangan Pakai BBM Subsidi

    September 18, 2026

    AI Makin Sulit Diprediksi, Regulasi Harus Cepat Beradaptasi

    September 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • PSEL Bogor Raya 1 Olah 1.500 Ton Sampah per Hari Jadi Listrik
    • Bahlil ke Pemilik BMW dan Mobil Mewah: Jangan Pakai BBM Subsidi
    • AI Makin Sulit Diprediksi, Regulasi Harus Cepat Beradaptasi
    • Viral Video Joanna Wietrzyk BAB di Tengah Perlombaan HYROX China, Panitia Akhirnya Ganti Lantai Arena dan Minta Maaf
    • Skenario Gila Timnas U20 Tempa Diri di Negeri Tirai Bambu Demi Menembus Putaran Final Azerbaijan
    • Jadwal Pekan Ketiga BRI Super League: Persib Tantang Persijap, Bali United Sambangi Borneo FC
    • Bantai Nepal Tanpa Ampun, Timnas Voli Putri Indonesia Segel Tiket Perempat Final Asian Games 2026
    • Sempat Bernama Gajah Mada, TNI AL Ubah Nama Kapal Induk Jadi KRI Sriwijaya
    rasional.corasional.co
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
    Login
    Jumat, September 18
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Home»Ekonomi»833 Dapur MBG Ditutup, BGN Pastikan Tak Ganggu Penyaluran Makanan
    Ekonomi

    833 Dapur MBG Ditutup, BGN Pastikan Tak Ganggu Penyaluran Makanan

    Bayu PratamaBy Bayu PratamaJuli 28, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Copy Link WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Copy Link Telegram WhatsApp

    JAKARTA. Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan penghentian sementara operasional 833 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak akan mengganggu penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penerima manfaat tetap akan memperoleh makanan bergizi melalui mekanisme redistribusi layanan ke dapur lain yang telah memenuhi standar.

    Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap makanan yang disalurkan aman dikonsumsi dan memenuhi standar keamanan pangan, tanpa mengurangi cakupan pelayanan program.

    Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono mengatakan setiap dapur yang dihentikan sementara akan digantikan oleh SPPG lain sehingga hak penerima manfaat tetap terpenuhi.

    “Kita pastikan apabila ada dapur yang ditangguhkan, maka penerima manfaat yang sebelumnya dilayani tidak akan kehilangan haknya. Kita berusaha agar layanan tersebut dapat ditutupi melalui dapur lain,” ujar Sudaryono, Minggu (27/7) melalui keterangan tertulis BGN.

    • Baca juga: BGN Siap Tutup SPPG Bermasalah, Publik Diminta Ikut Awasi MBG
    Baca Juga :  Tinjau MBG di Sekolah, Prabowo Duduk di Kelas dan Makan Bersama Siswa

    Sebanyak 833 SPPG yang dihentikan sementara terdiri atas 98 unit di Wilayah I yang mencakup Sumatera, 311 unit di Wilayah II meliputi Jawa dan Madura, serta 424 unit di Wilayah III yang mencakup Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.

    Penghentian sementara diberlakukan terhadap SPPG yang belum memenuhi standar kebersihan, sanitasi, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), maupun persyaratan teknis lain dalam penyelenggaraan layanan MBG.

    Baca Juga :  Rupiah Melemah Rp17.600, Pasar Waspadai Tekanan Lebih Dalam

    Sudaryono menegaskan kebijakan tersebut bukan untuk mengurangi pelayanan, melainkan memperkuat tata kelola Program MBG agar kualitas makanan yang diterima masyarakat tetap terjamin.

    “Ini menyangkut nyawa seseorang, menyangkut kesehatan seseorang. Jadi bagian yang tidak memenuhi standar kebersihan, sanitasi, maupun persyaratan yang telah kita tetapkan, memang harus kita tangguhkan,” tegasnya.

    BGN memastikan seluruh penerima manfaat yang sebelumnya dilayani oleh SPPG yang ditangguhkan akan dialihkan ke satuan pelayanan lain yang telah memenuhi standar operasional. Dengan demikian, penyaluran Program MBG tetap berlangsung tanpa mengurangi kualitas layanan.

    Baca Juga :  BGN: Orang Tua Bisa Awasi & Pantau Menu MBG, Siapkan Portal Digital

    “Intinya kita ingin memastikan menu disajikan dengan baik, standar kualitasnya bagus, anak-anak makan dengan baik, kebutuhan gizinya terpenuhi, dan ekonomi tetap berjalan. Kita ingin semua berjalan dengan baik,” kata Sudaryono.

    Selain melakukan redistribusi layanan, BGN juga terus mengevaluasi dan membina SPPG yang belum memenuhi ketentuan agar dapat kembali beroperasi setelah seluruh persyaratan dipenuhi. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan Program MBG sekaligus memastikan keamanan pangan bagi seluruh penerima manfaat.

    Dapur MBG
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleKasus Korupsi CSR BI-OJK Menggantung, MAKI Tagih Ketegasan KPK Tahan Satori dan Heri Gunawan
    Next Article BGN: Orang Tua Bisa Awasi & Pantau Menu MBG, Siapkan Portal Digital

    Berita Terkait

    PSEL Bogor Raya 1 Olah 1.500 Ton Sampah per Hari Jadi Listrik

    September 18, 2026

    Bahlil ke Pemilik BMW dan Mobil Mewah: Jangan Pakai BBM Subsidi

    September 18, 2026

    AI Makin Sulit Diprediksi, Regulasi Harus Cepat Beradaptasi

    September 18, 2026

    Sempat Bernama Gajah Mada, TNI AL Ubah Nama Kapal Induk Jadi KRI Sriwijaya

    September 18, 2026

    Prabowo Minta Mitigasi Bencana Tak Lagi Menunggu Kejadian

    September 17, 2026

    Nusron Soroti Pungli, Sebulan Kemudian KPK Bongkar Struktur Bayangan ATR/BPN

    September 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    PSEL Bogor Raya 1 Olah 1.500 Ton Sampah per Hari Jadi Listrik

    Bayu PratamaSeptember 18, 2026

    Jakarta, Rasional.co – Sebanyak 1.500 ton sampah per hari ditargetkan dapat diolah menjadi energi listrik…

    Bahlil ke Pemilik BMW dan Mobil Mewah: Jangan Pakai BBM Subsidi

    September 18, 2026

    AI Makin Sulit Diprediksi, Regulasi Harus Cepat Beradaptasi

    September 18, 2026
    Top Trending

    PSEL Bogor Raya 1 Olah 1.500 Ton Sampah per Hari Jadi Listrik

    Bayu PratamaSeptember 18, 2026

    Jakarta, Rasional.co – Sebanyak 1.500 ton sampah per hari ditargetkan dapat diolah…

    AI Makin Sulit Diprediksi, Regulasi Harus Cepat Beradaptasi

    Bayu PratamaSeptember 18, 2026

    Jakarta, Rasional.co – Perkembangan kecerdasan artifisial yang berlangsung cepat membuat pemerintah tidak…

    Bahlil ke Pemilik BMW dan Mobil Mewah: Jangan Pakai BBM Subsidi

    Bayu PratamaSeptember 18, 2026

    Jakarta, Rasional.co – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia…

    rasional.co
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi Rasional.co
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    © 2026 RASIONAL.CO

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?