Para kepala negara dan delegasi disuguhkan beragam pertunjukan budaya khas Filipina yang menampilkan kekayaan seni dan tradisi negara tuan rumah. Momentum gala dinner juga menjadi sarana bagi para pemimpin ASEAN ini untuk mempererat hubungan, serta memperkuat komunikasi antar negara di sela-sela pelaksanaan agenda resmi KTT ASEAN.
Sebelumnya, Presiden Prabowo telah menghadiri sejumlah acara KTT Ke-48 ASEAN mulai dari pembukaan, sesi pleno, hingga sesi retreat. Dalam pidatonya di sesi pleno KTT ASEAN, Prabowo mendorong negara-negara Asia Tenggara mempercepat diversifikasi energi di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Ia mengajak negara-negara ASEAN untuk bergerak lebih cepat dalam mencari sumber energi alternatif dan memperluas energi terbarukan.
“Diversifikasi energi bukan lagi pilihan. Ini sangat penting, ini perlu. Kita harus bergerak lebih cepat. Kita harus melalui sumber alternatif dan kita harus mempersiapkan energi terbarukan,” kata Prabowo, Jumat, dikutip dari keterangan tertulis.
Presiden Prabowo juga menyoroti ketegangan geopolitik dan gangguan berkepanjangan pada jalur-jalur utama global yang memberikan tekanan besar terhadap situasi energi di banyak negara, termasuk di kawasan ASEAN. “Gangguan berkepanjangan di sepanjang jalur global utama sudah memberikan tekanan yang sangat tinggi pada situasi energi negara kita, dan itu tampaknya tidak akan mereda dalam waktu dekat,” ujar dia.
Presiden Prabowo turut mengingatkan negara-negara ASEAN harus bersiap menghadapi potensi gangguan jangka panjang. Ia menilai, ketahanan energi kawasan tidak dapat dibangun secara reaktif, tetapi harus dipersiapkan secara proaktif melalui pendekatan yang jelas dan berorientasi ke depan.

