Jakarta – Gemuruh lagu kebangsaan Indonesia Raya mengguncang Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat malam. Debut John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia menyisakan kesan mendalam lewat kemenangan telak 4-0 atas St Kitts and Nevis dalam laga FIFA Series 2026.
Arsitek asal Inggris tersebut berhasil mengantar skuad Merah Putih melaju ke babak final menantang Bulgaria pada Senin (30/3) mendatang.
“Atmosfer di sini unik, sangat unik. Lagu kebangsaannya begitu bertenaga, Anda bisa merasakan koneksinya di sana. Dan apa terjadi di akhir pertandingan, saya tidak pernah melihat itu dalam karier sepak bola saya,” ujar Herdman saat jumpa pers pascapertandingan.
Misi Menyatukan Ribuan Pulau
Eks pelatih timnas Kanada itu terpukau melihat cara suporter terhubung dengan para pemain usai peluit panjang berbunyi. Baginya, sepak bola bukan sekadar taktik di lapangan hijau, melainkan alat pemersatu bangsa kepulauan. John Herdman pun berjanji memberikan performa maksimal demi menjaga kepercayaan publik sepak bola tanah air.
“Tujuan adalah menghubungkan negara ini dari setiap pulau, melintasi ribuan mil dibutuhkan, dan akan memberikan segalanya untuk penggemar,” tegas pria berusia 50 tahun tersebut.
Persaingan Ketat Perebutan Posisi Utama
Kemenangan besar diraih tanpa kehadiran sejumlah pilar langganan seperti Marselino Ferdinan serta Miliano Jonathan. Absennya para bintang diakui sedikit mengurangi sisi kreativitas tim, namun penampilan disiplin penggawa lain mampu menambal celah tersebut. Kevin Diks menuai pujian khusus lantaran tampil sangat profesional meski bermain pada posisi lebih ofensif.
“Sangat senang dengan komposisinya, tetapi ada lebih banyak pemain akan datang dan bersaing. Grup ada di sini harus memenangkan seragam itu di setiap pertandingan,” ucap Herdman memberi peringatan bagi pemain utama agar tetap berjuang merebut posisi skuad.
Pertandingan final melawan Bulgaria menjadi ujian sesungguhnya bagi konsistensi strategi John Herdman sebelum memasuki kompetisi resmi mendatang.

