Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Prediksi PSG vs Barcelona: Duel Sengit 2 Tim Produktif di Liga Champions 2026/27

    Oktober 20, 2026

    Prediksi Stuttgart vs Atletico Madrid: Tuan Rumah Mau Pertahankan Rekor di Liga Champions 2026/27

    Oktober 20, 2026

    Ini Strategi UMKM Perluas Pasar hingga Ekspor

    Oktober 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Prediksi PSG vs Barcelona: Duel Sengit 2 Tim Produktif di Liga Champions 2026/27
    • Prediksi Stuttgart vs Atletico Madrid: Tuan Rumah Mau Pertahankan Rekor di Liga Champions 2026/27
    • Ini Strategi UMKM Perluas Pasar hingga Ekspor
    • Punya Dana Rp 3 Triliun, Telkom Percepat Buyback
    • Antrean BBM Bali, Cadangan Pasokan Naik Jadi 15 Hari
    • Serap 2,19 Juta Pekerja, Investasi hingga September 2026 Capai Rp1.539 Triliun
    • Telkom Tak Cuma Bangun Infrastruktur, Bidik Kedaulatan Digital
    • Menteri Pertanian Amran Surati Kapolri, Ini Isinya
    rasional.corasional.co
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
    Login
    Selasa, Oktober 20
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Home»Ekonomi»Ini Strategi UMKM Perluas Pasar hingga Ekspor
    Ekonomi

    Ini Strategi UMKM Perluas Pasar hingga Ekspor

    Bayu PratamaBy Bayu PratamaOktober 20, 2026Updated:Oktober 20, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Copy Link WhatsApp
    Suasana produksi UMKM sektor kuliner. (Foto: PNM)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Copy Link Telegram WhatsApp

    Jakarta, Rasional.co – Produk yang berkualitas belum tentu mampu menjangkau pasar yang luas. Banyak pelaku usaha mikro dan kecil masih terbatas memasarkan produk hanya di lingkungan sekitar, padahal terbuka lebar peluang menembus pasar nasional dan internasional.

     

    Kondisi itu tergambar dalam Riset Bappenas yang diterbitkan pada 2025. Sebanyak 98% usaha mikro dan kecil yang disurvei masih melayani pasar di lingkungan sekitar, sementara baru 10% menjangkau pasar nasional dan 4% melayani pasar internasional.

     

    Hal ini memperlihatkan ruang pengembangan pasar yang masih terbuka bagi UMKM. Salah satu upaya yang ditempuh PT Permodalan Nasional Madani (PNM) adalah menggandeng PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) untuk menjajaki perluasan akses pemasaran produk nasabah binaan, termasuk nasabah program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).

    Baca Juga :  Tak Hanya Nikel, Morowali Mulai Jadi Magnet Industri Pangan

     

    Kedua perusahaan menandatangani nota kesepahaman di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, pada Jumat (16/10/2026). Kerja sama tersebut diarahkan untuk mengidentifikasi produk potensial dan mempertemukannya dengan peluang pasar yang sesuai.

     

    Direktur Operasional dan Hubungan Kelembagaan PNM Lalu Dodot Patria Ary mengatakan, pembiayaan dan kemampuan menghasilkan produk perlu diikuti kesempatan untuk menjangkau lebih banyak pembeli.

     

    “Dalam mendampingi usaha ultra mikro, kami di PNM belajar bahwa memiliki modal dan menghasilkan produk saja belum cukup. Ada tantangan lain yang tidak kalah penting, yaitu bagaimana produk tersebut dapat menjangkau lebih banyak pembeli,” ujar Dodot.

     

    Bagi nasabah PNM Mekaar, tantangan perluasan pasar dapat muncul ketika produk makanan olahan atau kerajinan khas daerah belum memiliki akses ke jaringan distribusi dan pembeli dalam jumlah besar. Informasi mengenai kebutuhan pasar yang lebih luas juga menjadi bagian dari tantangan pengembangan usaha.

    Baca Juga :  Merica, Cabai, Kratom dari Kalimantan Tembus Pasar Ekspor Global Hingga India & AS

     

    Kolaborasi PNM dan PPI berupaya menjembatani kebutuhan tersebut melalui sinergi masing-masing perusahaan. PNM memiliki kedekatan dengan nasabah dan memahami kebutuhan pengembangan usaha mereka, sedangkan PPI memiliki pengalaman serta jaringan perdagangan yang dapat digunakan untuk menjajaki peluang pemasaran.

     

    “Kami melihat adanya potensi sinergi yang saling melengkapi. PNM memiliki kedekatan dengan nasabah dan memahami kebutuhan pengembangan usaha mereka. Sementara itu, PPI memiliki pengalaman dan jaringan perdagangan yang dapat menjadi pintu untuk menjajaki peluang pemasaran yang lebih luas,” kata Dodot.

     

    Ke depan, kedua perusahaan akan mengidentifikasi produk potensial milik nasabah PNM Mekaar untuk dipertemukan dengan peluang pasar yang sesuai. Kerja sama ini juga membuka kesempatan menjajaki pasar nasional hingga ekspor bagi produk yang memenuhi persyaratan.

    Baca Juga :  Pengusaha Tahu Banyuwangi Mulai Gulung Tikar, Harga Kedelai Impor Naik Akibat Rupiah Melemah

     

    Peluang perluasan pasar tersebut masih membutuhkan tindak lanjut. PNM dan PPI akan berkoordinasi untuk mengidentifikasi program prioritas, mekanisme pelaksanaan, serta kebutuhan kerja sama berikutnya.

     

    Tahapan ini akan menentukan bagaimana nota kesepahaman diterjemahkan menjadi kegiatan yang konkret dan terukur. Materi kerja sama belum merinci produk yang akan dipasarkan, negara tujuan ekspor, target transaksi, maupun jadwal pelaksanaan program.

     

    Dengan demikian, dampak kerja sama bagi nasabah tidak cukup dinilai dari penandatanganan nota kesepahaman. Perkembangan berikutnya perlu dilihat dari realisasi akses pasar dan kemampuan produk nasabah menjangkau pembeli yang lebih luas, termasuk peluang ekspor.

    Tampilan penuh:12
    Bappenas Ekspor Permodalan Nasional Madani PNM PPI UMKM
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePunya Dana Rp 3 Triliun, Telkom Percepat Buyback
    Next Article Prediksi Stuttgart vs Atletico Madrid: Tuan Rumah Mau Pertahankan Rekor di Liga Champions 2026/27

    Berita Terkait

    Punya Dana Rp 3 Triliun, Telkom Percepat Buyback

    Oktober 20, 2026

    Antrean BBM Bali, Cadangan Pasokan Naik Jadi 15 Hari

    Oktober 20, 2026

    Serap 2,19 Juta Pekerja, Investasi hingga September 2026 Capai Rp1.539 Triliun

    Oktober 20, 2026

    Telkom Tak Cuma Bangun Infrastruktur, Bidik Kedaulatan Digital

    Oktober 19, 2026

    Menteri Pertanian Amran Surati Kapolri, Ini Isinya

    Oktober 19, 2026

    Waduh! Harga Ayam Rp20.000 di Peternak, Rp45.000 di Konsumen, Mentan Amran Periksa Rantai Pasok

    Oktober 18, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Prediksi PSG vs Barcelona: Duel Sengit 2 Tim Produktif di Liga Champions 2026/27

    AyuOktober 20, 2026

    JAKARTA – Pertemuan besar kembali terjadi antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Barcelona di laga fase…

    Prediksi Stuttgart vs Atletico Madrid: Tuan Rumah Mau Pertahankan Rekor di Liga Champions 2026/27

    Oktober 20, 2026

    Ini Strategi UMKM Perluas Pasar hingga Ekspor

    Oktober 20, 2026
    Top Trending

    Punya Dana Rp 3 Triliun, Telkom Percepat Buyback

    Bayu PratamaOktober 20, 2026

    Jakarta, Rasional.co – PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) menyiapkan percepatan pembelian kembali…

    Antrean BBM Bali, Cadangan Pasokan Naik Jadi 15 Hari

    Bayu PratamaOktober 20, 2026

    Jakarta, Rasional.co – Pemerintah menaikkan cadangan bahan bakar minyak (BBM) di Bali…

    Serap 2,19 Juta Pekerja, Investasi hingga September 2026 Capai Rp1.539 Triliun

    Bayu PratamaOktober 20, 2026

    Jakarta, Rasional.co – Realisasi investasi nasional mencapai Rp1.539,2 triliun sepanjang Januari hingga…

    rasional.co
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi Rasional.co
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    © 2026 RASIONAL.CO

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?