Pemerintah juga menggunakan pengalaman pengembangan panas bumi di Dieng sebagai salah satu pembelajaran. Pengembangan di kawasan tersebut berlangsung berdampingan dengan nilai geologi, keanekaragaman hayati, budaya, pariwisata, dan aktivitas pertanian masyarakat.
Dalam konteks Gunung Ungaran, pendekatan tersebut dapat menjadi landasan untuk menyinergikan pengembangan energi dengan wisata alam dan geologi, pelestarian budaya, pertanian, lingkungan, serta aktivitas masyarakat di sekitar kawasan.

