JAKARTA – Produk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kini memiliki saluran distribusi baru setelah dipasarkan di dalam penerbangan Pelita Air melalui program PAS Sky Shop. Bagi para pelaku usaha, langkah ini membuka peluang memperkenalkan produk kepada lebih banyak konsumen sekaligus memperluas pasar.
Salah satu pelaku UMKM yang merasakan manfaatnya adalah Bali Ayu Nature, produsen produk perawatan tubuh asal Bali. Pendirinya, Komang Yatik, mengaku bangga karena produknya kini dapat dijual kepada penumpang Pelita Air.
“Saya sangat bangga mendapat kesempatan ikut dalam program ini. Produk kami sekarang bisa terbang lebih tinggi bersama Pelita Air. Semoga ke depan tidak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi juga hingga pasar internasional,” ujar Komang, dilansir dari keterangan tertulis Pertamina.
Ia mengatakan usahanya juga berkembang sejak menjadi UMKM binaan Pertamina. Selain mendapat pelatihan, promosi, pameran, dan business matching, bisnisnya kini mampu membuka lapangan kerja.
“Saat ini sekitar 90 persen tenaga kerja kami adalah ibu rumah tangga, sehingga program ini juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar,” katanya.
Manfaat serupa dirasakan Rosilawati, pendiri Uwaisgen asal Klungkung, Bali. Produk tas berbahan kain tenun tradisional buatannya kini turut dipasarkan melalui PAS Sky Shop.”Bangga sekali karena karya kami bisa diapresiasi dan dibawa terbang ke berbagai daerah. Program ini juga berdampak pada para pengrajin tenun tradisional yang sebagian besar adalah perempuan, sekaligus membuka lapangan kerja baru,” ujarnya.
Sementara itu, Adabina Scarves menghadirkan koleksi hijab dan mukena eksklusif yang hanya tersedia di dalam penerbangan Pelita Air. Produk bertema Nusantara tersebut dirancang khusus sehingga tidak dipasarkan melalui toko daring maupun luring.
“Saya benar-benar tidak menyangka produk kami bisa lolos kurasi dan dijual di dalam pesawat. Kami mendesain khusus hanya untuk Pelita Air,” kata pendiri Adabina Scarves, Heni Danasworo.

