Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji

    Juni 13, 2026

    Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu

    Juni 13, 2026

    Bersamaan dengan Demo Mahasiswa, CCTV Bundaran HI Mendadak Tak Bisa Diakses

    Juni 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji
    • Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu
    • Bersamaan dengan Demo Mahasiswa, CCTV Bundaran HI Mendadak Tak Bisa Diakses
    • Buruh Tak Ikut Demo Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasannya
    • Tak Percaya DPR Lagi, Mahasiswa Pilih Bundaran HI untuk Demonstrasi
    • Kepala BIN Tanggapi Isu Reformasi Jilid II
    • Karya Pratama Sejahtera Resmikan Kantor Baru, Bidik Dampak Ekonomi Nasional
    • Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Harga BBM dan Bahan Pokok Ikut Melonjak
    Facebook X (Twitter) Instagram
    rasional.corasional.co
    Login
    Sabtu, Juni 13
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Beranda » Dulu Dibungkam, Kini Diabadikan: Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk
    Nasional

    Dulu Dibungkam, Kini Diabadikan: Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk

    MartinBy MartinMei 17, 2026Updated:Mei 17, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram Copy Link
    Museum Ibu Marsinah
    Museum Ibu Marsinah diresmikan Presiden Prabowo di Nganjuk, Sabtu (16/5/26). (Foto: akun Instagram resmi Presiden Republik Indonesia)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    NGANJUK – Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Museum Ibu Marsinah dibangun sebagai bentuk penghormatan negara terhadap perjuangan hak asasi manusia dan hak-hak buruh di Indonesia.

    Setibanya di lokasi, Presiden langsung meninjau rumah tempat tinggal Marsinah semasa hidupnya. Prabowo juga menyapa keluarga besar Marsinah sebelum melanjutkan peninjauan ke area museum dan rumah singgah.

    Kompleks tersebut berdiri di atas lahan seluas 938 meter persegi. Kawasan itu terdiri dari museum memorial dan rumah singgah. Pemerintah menyiapkan area tersebut sebagai ruang edukasi dan refleksi sejarah perjuangan buruh.

    Di dalam museum, Presiden melihat berbagai peninggalan Marsinah yang dipamerkan kepada masyarakat. Koleksi itu meliputi seragam kerja pabrik, tas, dompet, sepeda ontel, hingga dokumen pribadi seperti ijazah sekolah dasar sampai sekolah menengah atas.

    Sejumlah piagam penghargaan dari organisasi buruh juga turut dipamerkan. Koleksi tersebut menjadi bagian dari rekam jejak perjuangan Marsinah dalam memperjuangkan hak pekerja di Indonesia.

    Museum Ibu Marsinah Jadi Simbol Perjuangan Buruh

    Dalam sambutannya, Prabowo menyebut keberadaan museum tersebut sebagai peristiwa langka. Dia menilai museum buruh jarang ditemukan, bahkan di berbagai negara lain.

    “Ini adalah sekiranya mungkin peristiwa yang langka, mungkin di seluruh dunia baru sekarang ada museum buruh. Tapi tolong dicek, mungkin pasti adalah. Tapi ini peristiwa langka,” ujar Prabowo.

    Presiden menegaskan museum tersebut dibangun sebagai simbol penghormatan terhadap keberanian Marsinah dalam memperjuangkan hak-hak buruh dan rakyat kecil.

    “Saya kira museum ini didirikan sebagai lambang, sebagai simbol dan sebagai tonggak peringatan untuk memperingati keberanian seorang pejuang,” kata Prabowo.

    Menurut dia, Marsinah merupakan simbol perjuangan masyarakat kecil yang berani memperjuangkan keadilan meski tanpa kekuasaan besar.

    Jadi Ruang Edukasi Generasi Muda

    Usai menyampaikan sambutan, Presiden menandatangani prasasti sebagai tanda peresmian museum dan rumah singgah tersebut. Peresmian itu turut dihadiri sejumlah pejabat negara dan pemerintah daerah.

    Pemerintah berharap museum tersebut menjadi destinasi wisata edukasi sejarah di Kabupaten Nganjuk. Kehadiran museum itu juga diharapkan memperkuat pemahaman generasi muda mengenai perjuangan buruh, keadilan sosial, dan perlindungan hak asasi manusia.

    Museum Ibu Marsinah kini tidak hanya menjadi ruang memorial sejarah. Museum tersebut juga menjadi simbol penghormatan negara terhadap perjuangan pekerja Indonesia dalam memperjuangkan hak dan keadilan sosial.

    hak asasi manusia Marsinah museum buruh Museum Ibu Marsinah Nganjuk perjuangan buruh Prabowo Subianto
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleIduladha 2026 Berpotensi Serentak, Kemenag Gelar Sidang Isbat Malam Ini
    Next Article Hilal Sudah Penuhi Syarat, Iduladha 2026 Jatuh pada 27 Mei
    Martin
    • Website

    Related Posts

    Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji

    Juni 13, 2026

    Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu

    Juni 13, 2026

    Bersamaan dengan Demo Mahasiswa, CCTV Bundaran HI Mendadak Tak Bisa Diakses

    Juni 12, 2026

    Buruh Tak Ikut Demo Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasannya

    Juni 12, 2026

    Tak Percaya DPR Lagi, Mahasiswa Pilih Bundaran HI untuk Demonstrasi

    Juni 12, 2026

    Kepala BIN Tanggapi Isu Reformasi Jilid II

    Juni 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji

    By MartinJuni 13, 2026

    JAKARTA – Tim asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK) memverifikasi kinerja…

    Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu

    Juni 13, 2026

    Bersamaan dengan Demo Mahasiswa, CCTV Bundaran HI Mendadak Tak Bisa Diakses

    Juni 12, 2026
    Top Trending

    Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji

    By MartinJuni 13, 2026

    JAKARTA – Tim asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Politik, Administrasi, dan Komunikasi…

    Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu

    By MartinJuni 13, 2026

    JAKARTA – Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik…

    Bersamaan dengan Demo Mahasiswa, CCTV Bundaran HI Mendadak Tak Bisa Diakses

    By MartinJuni 12, 2026

    JAKARTA – Akses CCTV publik di kawasan Bundaran HI tidak dapat diakses…

    © 2026 RASIONAL.CO
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    • Extra Crunch Terms
    • Code of Conduct

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?