Jakarta – Gumpalan awan putih di luar jendela pesawat mendadak terasa sangat damai bagi Anya Geraldine. Di tengah perjalanan pulang dari Singapura menuju Jakarta, Sabtu (7/3), sang aktris tiba-tiba merasakan dorongan emosional luar biasa.
Tanpa alasan jelas, air mata membasahi pipinya sembari pandangan terpaku pada langit sore itu. Tak disangka, momen melankolis tersebut bertepatan persis waktu hembusan napas terakhir sang sahabat, penyanyi Vidi Aldiano.
Misteri Rol Kamera di Ketinggian
Usai prosesi pemakaman di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Minggu, Anya membagikan pengalaman spiritual tersebut. Selebritas ternama ini menyadari kebetulan luar biasa setelah mengecek kembali catatan waktu pada ponsel miliknya. Vidi Aldiano dikabarkan tutup usia pada pukul 16.33 WIB akibat perjuangan melawan kanker ginjal.
“Beliau itu setahuku meninggal di saat sore sekitar jam 16.00 sekian, 16.30 lebih. Dan di saat itu, aku masih di pesawat. Aku enggak tahu kenapa di pesawat kemarin tiba-tiba air mata menetes, terus aku lihat awan,” ujar Anya dengan nada bergetar.
Kejadian aneh berlanjut saat kaki menyentuh landasan bandara. Kabar duka langsung menyambut begitu sinyal ponsel aktif.
“Tiba-tiba rasanya peaceful (damai) sekali, terus aku videoin awannya itu. Dan ternyata pas aku sudah landing, dapet kabar Vidi meninggal di jam sekian, dan pas aku lihat kamera roll di handphone, ‘ya ampun ini jam dimana aku meneteskan air mata’,” jelasnya sambil berusaha menahan tangis.
Doa Ikhlas Untuk Sang Penghibur
Kepergian Vidi Aldiano pada usia 35 tahun meninggalkan duka mendalam bagi industri hiburan tanah air. Upacara pemakaman tampak penuh sesak oleh kehadiran keluarga, kerabat, hingga rekan sesama musisi. Sheila Dara, istri mendiang, terlihat tegar menerima ucapan duka dari para pelayat.
Anya berharap keluarga besar mendiang mendapat kekuatan serta ketabahan melewati masa sulit ini. Keyakinan akan kedamaian Vidi di alam sana menjadi pelipur lara bagi para sahabat.
“Kalau dari aku secara pribadi, aku ikhlas dan semoga juga keluarga bisa ikhlas dan menerima juga. Aku yakin Vidi sekarang sudah berada di tempat lebih baik, lebih bahagia,” tutup Anya.

