JAKARTA – Arsenal membidik trofi perdana Liga Champions Eropa saat menantang Paris Saint-Germain (PSG) pada partai final mendatang. Laga krusial ini menandai kembalinya klub berjuluk The Gunners tersebut ke partai puncak kompetisi tertinggi Benua Biru setelah menanti selama dua dekade. Skuad asuhan Mikel Arteta mengusung misi besar menghapus memori kelam masa lalu sekaligus menorehkan sejarah baru di panggung tertinggi sepak bola Eropa.
Dua puluh tahun silam, mantan bek tangguh Arsenal Sol Campbell merasakan langsung pahitnya kekalahan dari Barcelona. Kala itu, raksasa Spanyol berkekuatan Ronaldinho, Samuel Eto’o, dan Ludovic Giuly sukses meredam perlawanan klub asal London Utara tersebut. Arsenal terpaksa bertarung dengan 10 pemain akibat kartu merah Jens Lehmann, hingga akhirnya takluk lewat gol cepat Eto’o dan Juliano Belletti meski Campbell sempat membawa timnya unggul terlebih dahulu.
Rekam Jejak dan Tantangan Skuad Arteta
Kini, armada Mikel Arteta menghadapi ujian berat dari jawara Prancis, PSG. Klub berjuluk Les Parisiens tersebut membawa kekuatan penuh, termasuk pemenang Ballon d’Or Ousmane Dembélé dan bintang Georgia Khvicha Kvaratskhelia. Duo andalan lini serang PSG ini menjadi ancaman nyata mengingat kontribusi besar mereka saat mempersembahkan trofi domestik bagi klub asal Paris pada musim lalu.
Mantan bek legendaris Arsenal Sol Campbell meminta para pemain muda memanfaatkan momentum emas ini sebaik mungkin. Campbell menegaskan pentingnya efektivitas di atas lapangan hijau demi mengamankan kemenangan.
“Mainkan permainan kalian dan ambil setiap kesempatan datang. Peluang seperti ini tidak datang dua kali,” ujar Campbell kepada Football.London.
Prediksi Skor dan Optimisme Legenda
Campbell meyakini klub asal London ini memiliki modal kuat menumbangkan kekuatan raksasa Prancis. Legenda sepak bola Inggris tersebut memprediksi laga berjalan sengit dengan tensi tinggi hingga peluit panjang berbunyi.
“Saya yakin Arsenal akan melakukannya. Ini akan menjadi pertandingan dengan skor tinggi, dan kami butuh sedikit keberuntungan meraihnya,” tambah Campbell.
Sosok penentu keberhasilan Arsenal masa lalu ini memprediksi laga berakhir dengan skor tipis 3-2 untuk kemenangan Declan Rice dan kawan-kawan. Seluruh punggawa The Gunners kini fokus penuh menutup musim kompetisi secara manis lewat raihan trofi kuping lebar.

