Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Prediksi PSG vs Barcelona: Duel Sengit 2 Tim Produktif di Liga Champions 2026/27

    Oktober 20, 2026

    Prediksi Stuttgart vs Atletico Madrid: Tuan Rumah Mau Pertahankan Rekor di Liga Champions 2026/27

    Oktober 20, 2026

    Ini Strategi UMKM Perluas Pasar hingga Ekspor

    Oktober 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Prediksi PSG vs Barcelona: Duel Sengit 2 Tim Produktif di Liga Champions 2026/27
    • Prediksi Stuttgart vs Atletico Madrid: Tuan Rumah Mau Pertahankan Rekor di Liga Champions 2026/27
    • Ini Strategi UMKM Perluas Pasar hingga Ekspor
    • Punya Dana Rp 3 Triliun, Telkom Percepat Buyback
    • Antrean BBM Bali, Cadangan Pasokan Naik Jadi 15 Hari
    • Serap 2,19 Juta Pekerja, Investasi hingga September 2026 Capai Rp1.539 Triliun
    • Telkom Tak Cuma Bangun Infrastruktur, Bidik Kedaulatan Digital
    • Menteri Pertanian Amran Surati Kapolri, Ini Isinya
    rasional.corasional.co
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
    Login
    Selasa, Oktober 20
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Home»Sport»Dalang Pengaturan Skor Timnas Laos Soukphachan Lueanthala Diciduk Usai Dihajar Myanmar
    Sport

    Dalang Pengaturan Skor Timnas Laos Soukphachan Lueanthala Diciduk Usai Dihajar Myanmar

    AyuBy AyuOktober 9, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Copy Link WhatsApp
    Laos
    Timnas Laos
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Copy Link Telegram WhatsApp

    JAKARTA – Pemain timnas Laos Soukphachan Lueanthala ditangkap pihak kepolisian usai diduga kuat mendalangi praktik pengaturan skor Piala AFF 2026 atau ASEAN Championship. Winger andalan Laos ini diciduk akibat terlibat skandal penyuapan, judi ilegal, serta manipulasi laga yang dikendalikan oleh jaringan sindikat judi asal Vietnam.

    Kasus match fixing timnas Laos ini langsung mencoreng turnamen sepak bola terbesar di Asia Tenggara tersebut. Penyelidikan mendalam membongkar dugaan manipulasi pertandingan usai Laos menelan deretan kekalahan telak di fase grup Piala AFF 2026.

    Laporan resmi menyebutkan bahwa kepolisian bergerak cepat memeriksa jajaran pemain begitu mereka pulang dari laga pamungkas melawan Myanmar awal Agustus lalu.

    Menurut laporan The Guardian, investigasi internal yang diajukan oleh Federasi Sepak Bola Laos (LFF) mengonfirmasi bahwa penangkapan ini berakar dari “dugaan penyuapan, perjudian ilegal, dan manipulasi pertandingan.”

    Baca Juga :  Link Live Streaming Argentina vs Swiss Piala Dunia 2026

    Aktor Intelektual di Balik Kekalahan Telak Laos

    Dugaan skandal ini kian menguat lantaran performa Laos yang hancur lebur sepanjang turnamen. Mereka berturut-turut dibantai Thailand 0-5, dilibas Malaysia 0-4, ditekuk Filipina 1-4, hingga akhirnya digilas Myanmar 2-7. Hasil janggal tersebut memicu kecurigaan publik hingga berujung pada tindakan tegas LFF yang menyerahkan berkas perkara ke kepolisian pada 7 Agustus.

    Dalam skema penipuan ini, Lueanthala disinyalir bertindak sebagai aktor utama yang menggerakkan pemain lain di lapangan. Seorang narasumber yang paham peta kasus ini membeberkan bahwa sang winger berperan vital sebagai perantara antara pemain dan bandar judi.

    Baca Juga :  Gakuto Notsuda Resmi Berseragam Persib, Siap Lanjutkan Estafet Samurai Biru di Kota Bandung

    “Lueanthala diduga memberikan arahan kepada pemain lain sekaligus menjadi penghubung bagi pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan operasi pengaturan pertandingan,” ungkap sumber tersebut.

    Gaji Minim Buat Pemain Rentan Tergiur Suap

    Aksi manipulasi pertandingan sejatinya bukan hal baru dalam sejarah sepak bola Laos. Pada 2020 lalu, AFC pernah melarang Thipphonexay Inthavongsa beraktivitas di dunia sepak bola seumur hidup gara-gara terlibat match fixing saat Laos bersua Hong Kong pada 2017.

    Masalah finansial dan minimnya apresiasi disinyalir menjadi pemicu utama mengapa para pemain begitu gampang tergoda uang haram dari sindikat perjudian.

    Realita pahit mengenai kecilnya pendapatan para pemain nasional pun terungkap ke publik. Fakta miris ini membuat imbalan besar dari bandar judi terasa sangat menggiurkan bagi para atlet.

    Baca Juga :  Prediksi Stuttgart vs Atletico Madrid: Tuan Rumah Mau Pertahankan Rekor di Liga Champions 2026/27

    “Sampai tahun lalu, mereka mendapatkan 10 dolar AS per hari ketika bergabung dengan tim nasional.”

    Bahkan, ada pengakuan mengejutkan dari salah satu pemain yang pernah terjerumus dalam jaringan ini. Ia mengaku mengantongi imbalan fantastis hanya untuk mengatur hasil akhir di papan skor.

    “Seorang pemain pernah mengaku mengatur tiga pertandingan dengan bayaran masing-masing 10.000 dolar AS.”

    Praktik kotor yang terus berulang ini jelas menghancurkan masa depan sepak bola Laos dari dalam. Padahal, dari segi kualitas individu, Laos sejatinya tidak kekurangan talenta berbakat.

    “Ada begitu banyak bakat,” pungkas sumber tersebut.

    gaji pemain Laos match fixing timnas Laos pengaturan skor Piala AFF 2026 penyuapan ASEAN Championship 2026 sindikat judi Vietnam skandal sepak bola Laos Soukphachan Lueanthala ditangkap
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleJadwal BRI Super League Pekan Ke-4: Persib Tantang Dewa United, Persija Siap Onfire di Bantul
    Next Article Berburu Pemain Baru Timnas Indonesia untuk Piala Asia 2027, PSSI Tunggu Keputusan John Herdman

    Berita Terkait

    Prediksi PSG vs Barcelona: Duel Sengit 2 Tim Produktif di Liga Champions 2026/27

    Oktober 20, 2026

    Prediksi Stuttgart vs Atletico Madrid: Tuan Rumah Mau Pertahankan Rekor di Liga Champions 2026/27

    Oktober 20, 2026

    Hasil Real Madrid vs Sevilla 4-1: Mbappe Cetak Penalti Panenka di Bernabeu!

    Oktober 19, 2026

    Jadwal Asian Para Games 2026 Aichi-Nagoya: Kontingen Indonesia Bidik Emas Pertama Hari Ini!

    Oktober 19, 2026

    Statistik Persib Bandung vs Persik Kediri: Menang 1-0, Maung Bertahan dari Gempuran

    Oktober 18, 2026

    Hasil Persib vs Persik 1-0: Gol Julio Cesar Bawa Maung Bandung ke Papan Atas

    Oktober 18, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Prediksi PSG vs Barcelona: Duel Sengit 2 Tim Produktif di Liga Champions 2026/27

    AyuOktober 20, 2026

    JAKARTA – Pertemuan besar kembali terjadi antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Barcelona di laga fase…

    Prediksi Stuttgart vs Atletico Madrid: Tuan Rumah Mau Pertahankan Rekor di Liga Champions 2026/27

    Oktober 20, 2026

    Ini Strategi UMKM Perluas Pasar hingga Ekspor

    Oktober 20, 2026
    Top Trending

    Ini Strategi UMKM Perluas Pasar hingga Ekspor

    Bayu PratamaOktober 20, 2026

    Jakarta, Rasional.co – Produk yang berkualitas belum tentu mampu menjangkau pasar yang…

    Punya Dana Rp 3 Triliun, Telkom Percepat Buyback

    Bayu PratamaOktober 20, 2026

    Jakarta, Rasional.co – PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) menyiapkan percepatan pembelian kembali…

    Antrean BBM Bali, Cadangan Pasokan Naik Jadi 15 Hari

    Bayu PratamaOktober 20, 2026

    Jakarta, Rasional.co – Pemerintah menaikkan cadangan bahan bakar minyak (BBM) di Bali…

    rasional.co
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi Rasional.co
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    © 2026 RASIONAL.CO

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?