JAKARTA – Barcelona menutup rangkaian uji coba pramusim mereka dengan catatan manis. Bertandang ke markas Basel pada Minggu, anak-asuh Hansi Flick tampil membara dan menyuguhkan aksi saling balas gol sebelum akhirnya mengunci kemenangan telak 5-2.
Pertandingan ini juga jadi panggung pembuktian bagi rekrutan anyar asal Jerman, Karim Adeyemi, yang langsung mencuri perhatian lewat kontribusi gol dan aksinya di lapangan.
Kejutan Skema Barcelona ala Hansi Flick dan Gol Perdana Adeyemi
Sejak peluit pertama dibunyikan, Hansi Flick mencoba eksperimen menarik dengan menurunkan beberapa wajah baru sekaligus. Karim Adeyemi dipercaya mengisi pos sayap kanan, sedangkan Anthony Gordon beroperasi di sisi kiri. Uniknya, Raphinha dipasang sebagai false nine dengan dukungan Fermin Lopez tepat di belakangnya.
Strategi ini berbuah manis pada menit ke-34. Berawal dari pergerakan lincah Raphinha yang membedah lini pertahanan kiri Basel, ia mengirimkan umpan tarik terukur ke kotak penalti. Adeyemi yang berdiri bebas hanya butuh tiga sentuhan sebelum melepaskan sepakan voli mematikan ke tiang jauh. Bola meluncur deras tanpa bisa dijangkau kiper Basel, mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Blaugrana.
Namun, Basel pantang menyerah. Menjelang babak pertama usai, tepatnya di menit ke-43, Jean Doucoure memanfaatkan kelengahan di lini belakang Barca. Memanfaatkan bola liar hasil kemelut antara Eric Garcia dan Marc Bernal, Doucoure melepas tembakan keras mendatar ke pojok kiri gawang Joan Garcia. Skor 1-1 bertahan hingga jeda.
Babak Kedua: Aksi Adeyemi, Magis Yamal, dan Bom Jesse Bisiwu
Memasuki babak kedua, Barcelona langsung menaikkan intensitas serangan. Adeyemi kembali membuktikan kelasnya pada menit-menit awal pasca-turun minum. Kali ini, penyerang lincah tersebut menusuk tajam dari sisi kiri sebelum mengirimkan umpan silang manis ke tiang jauh. Hamza Abdelkarim yang berdiri tanpa pengawalan tinggal mendorong bola masuk ke gawang. Barca kembali memimpin 2-1.
Guna menjaga ketajaman, Flick melakukan penyegaran pada menit ke-65 dengan memasukkan Lamine Yamal dan Dani Olmo menggantikan Raphinha serta Fermin Lopez. Keputusan ini terbukti tepat.

