JAKARTA – Juventus menghadapi tekanan besar di bursa transfer musim panas. Raksasa Serie A ini harus segera menyeimbangkan neraca keuangan klub sebelum akhir Juni demi menambal defisit finansial akibat kegagalan lolos ke Liga Champions. Konsekuensinya, gelandang berbakat Khephren Thuram masuk dalam daftar jual meski baru saja tampil memukau saat mencetak gol kedua Juventus melawan Bologna FC di Allianz Stadium.
Juventus membutuhkan dana segar sekitar €55 juta dalam waktu dekat. Penjualan Nico Gonzalez belum mampu menutupi lubang tersebut, sementara klausul pelepasan Bremer senilai €58 juta baru aktif pada Juli mendatang. Situasi ini memaksa manajemen klub memutar otak dan mencari sumber pemasukan instan.
Rayuan Premier League dan Harga Thuram
Khephren Thuram sebelumnya menolak tawaran dua klub Turki, Galatasaray dan Fenerbahce. Kini, dua klub Premier League Inggris menyatakan ketertarikan serius memboyong pemain asal Prancis tersebut. Manajemen Juventus menyematkan harga pasar berkisar €45 hingga €50 juta bagi klub peminat.
Direktur Olahraga Juventus menegaskan posisi klub dalam bursa transfer kali ini.
“Klub mengagumi bakat Thuram, namun stabilitas finansial saat ini menjadi prioritas utama Juventus,” ujarnya kepada media setempat.
Berburu Gelandang Pengganti
Kepergian Thuram bakal meninggalkan lubang di lini tengah. Manajemen Juventus mengantongi beberapa nama potensial, termasuk Stanislav Lobotka. Negosiasi berpotensi berjalan alot karena pemilik klub Lobotka, Aurelio De Laurentiis, enggan melepas pemain bintang ke klub rival domestik dengan harga murah.
Selain Lobotka, Franck Kessie masuk dalam radar bidikan. Status Kessie sebagai agen bebas menarik minat Juventus, namun tuntutan gaji tinggi sang pemain berpotensi memicu masalah baru di Turin. Juventus harus mengambil keputusan cepat guna menjaga stabilitas tim menghadapi musim depan.

