JAKARTA – Klasemen sementara Moto3 2026 mengalami perubahan besar. Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, melesat ke peringkat ketiga dunia setelah pembalap Spanyol, Adrian Fernandez didiskualifikasi dari enam balapan awal musim ini.
Laman resmi MotoGP melaporkan pembalap Honda Team Asia tersebut kini mengantongi 71 poin dari tujuh balapan.
Sepanjang musim berjalan, Veda sukses mengamankan dua podium ketiga, masing-masing pada Grand Prix Brasil dan Prancis.
Posisi strategis ini menempatkan pembalap tanah air tepat di bawah duo pembalap Spanyol, Maximo Quiles (CFMoto Aspar Team) di posisi pertama dan Alvaro Carpe (Red Bull KTM Ajo) di tempat kedua.
Pelanggaran Segel Mesin Adrian Fernandez
Steward FIM MotoGP menjatuhkan sanksi berat kepada Adrian Fernandez akibat penggunaan dua mesin tanpa izin resmi.
Otoritas balap membatalkan seluruh raihan poin Fernandez pada balapan di Thailand, Brasil, Amerika Serikat, Spanyol, Prancis, dan Katalonia. Akibatnya, posisi Fernandez merosot tajam ke peringkat 20 klasemen dengan sisa 13 poin saja.
Pernyataan Resmi Steward FIM MotoGP
Sanksi diskualifikasi ini keluar setelah tim teknis menemukan bukti pelanggaran regulasi pada motor Fernandez. Tindakan membuka mesin tanpa persetujuan pabrikan melanggar aturan ketat kompetisi.
“Setelah pemeriksaan lebih lanjut, dan berdasarkan temuan Direktur Teknis mengenai segel serta laporan resmi dari pabrikan mesin, ditemukan bahwa mesin ini dibuka tanpa izin,” bunyi pernyataan resmi Steward FIM MotoGP.

