Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Jokowi Segera Disematkan Jaket PSI, Tak Lagi Bersama PDIP

    Juni 13, 2026

    Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji

    Juni 13, 2026

    Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu

    Juni 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Jokowi Segera Disematkan Jaket PSI, Tak Lagi Bersama PDIP
    • Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji
    • Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu
    • Bersamaan dengan Demo Mahasiswa, CCTV Bundaran HI Mendadak Tak Bisa Diakses
    • Buruh Tak Ikut Demo Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasannya
    • Tak Percaya DPR Lagi, Mahasiswa Pilih Bundaran HI untuk Demonstrasi
    • Kepala BIN Tanggapi Isu Reformasi Jilid II
    • Karya Pratama Sejahtera Resmikan Kantor Baru, Bidik Dampak Ekonomi Nasional
    Facebook X (Twitter) Instagram
    rasional.corasional.co
    Login
    Sabtu, Juni 13
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Beranda » Kasus Imigrasi Makin Meluas, Rumah Silmy Karim Digeledah Sehari Setelah Jadi Tersangka
    Nasional

    Kasus Imigrasi Makin Meluas, Rumah Silmy Karim Digeledah Sehari Setelah Jadi Tersangka

    MartinBy MartinJuni 5, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram Copy Link
    Silmy Karim
    KPK menggeledah rumah Silmy Karim sehari setelah menetapkannya sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA yang menjerat delapan pejabat imigrasi. (Foto: Detik)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim, di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (5/6/26). Penggeledahan dilakukan sehari setelah KPK menetapkannya sebagai tersangka dugaan pemerasan dalam pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA).

    Langkah tersebut menjadi bagian dari pengembangan penyidikan kasus yang berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Rabu (3/6/26). Perkara ini menyita perhatian karena menyeret sejumlah pejabat penting di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi.

    “Berdasarkan kecukupan alat bukti, KPK menetapkan delapan orang sebagai tersangka dari 18 orang yang diamankan dari peristiwa tertangkap tangan,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung KPK, Jakarta Selatan.

    Silmy Karim Jadi Fokus Penyidikan KPK

    Pantauan di lokasi menunjukkan tim penyidik tiba sekitar pukul 13.47 WIB. Kedatangan mereka dikawal personel Brimob yang berjaga di sekitar rumah selama proses penggeledahan berlangsung.

    KPK menyebut penggeledahan dilakukan untuk mencari dan mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan perkara. Penyidik juga menelusuri berbagai dokumen maupun alat bukti elektronik yang diduga memiliki keterkaitan dengan kasus tersebut.

    “Pasca kemarin KPK menetapkan delapan orang sebagai tersangka, hari ini tim langsung melakukan penggeledahan di rumah salah satu tersangka yaitu SK,” ujar Budi.

    OTT Buka Dugaan Praktik Pemerasan Keimigrasian

    Kasus ini bermula dari OTT yang dilakukan KPK terhadap sejumlah pejabat dan pegawai yang terkait dengan layanan keimigrasian. Dari 18 orang yang diamankan, delapan orang akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

    Selain Silmy Karim, KPK turut menetapkan Plt Dirjen Imigrasi periode 2024–2025 Saffar Muhammad Godam, Direktur Izin Tinggal dan Status Keimigrasian Jaya Saputra, serta sejumlah pejabat lainnya. Mereka diduga terlibat dalam praktik pemerasan terkait pengurusan dokumen keimigrasian bagi warga negara asing.

    KPK menahan seluruh tersangka selama 20 hari pertama untuk kepentingan penyidikan. Penyidik masih mendalami aliran dana, pola peran masing-masing pihak, serta kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat dalam perkara tersebut.

    “Penggeledahan masih berlangsung, kami akan update terus perkembangannya,” kata Budi. Dia memastikan KPK akan terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap seluruh pihak yang bertanggung jawab dalam kasus tersebut.

    Imigrasi Jakarta Keimigrasian Korupsi KPK OTT KPK Pemerasan WNA Silmy Karim
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleRevisi UU P2SK Disahkan, Pemerintah Perkuat Fondasi Sektor Keuangan Nasional
    Next Article Timnas Indonesia Akhiri Kutukan Sejarah 38 Tahun dengan Cukur Oman 3 Gol Tanpa Balas, Justin Hubner dan Ole Romeny Tampil Beringas
    Martin
    • Website

    Related Posts

    Jokowi Segera Disematkan Jaket PSI, Tak Lagi Bersama PDIP

    Juni 13, 2026

    Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji

    Juni 13, 2026

    Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu

    Juni 13, 2026

    Bersamaan dengan Demo Mahasiswa, CCTV Bundaran HI Mendadak Tak Bisa Diakses

    Juni 12, 2026

    Buruh Tak Ikut Demo Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasannya

    Juni 12, 2026

    Tak Percaya DPR Lagi, Mahasiswa Pilih Bundaran HI untuk Demonstrasi

    Juni 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Jokowi Segera Disematkan Jaket PSI, Tak Lagi Bersama PDIP

    By MartinJuni 13, 2026

    JAKARTA – Ketua DPP PSI Bestari Barus mengatakan PSI akan segera menyematkan jaket partai kepada…

    Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji

    Juni 13, 2026

    Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu

    Juni 13, 2026
    Top Trending

    Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji

    By MartinJuni 13, 2026

    JAKARTA – Tim asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Politik, Administrasi, dan Komunikasi…

    Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu

    By MartinJuni 13, 2026

    JAKARTA – Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik…

    Bersamaan dengan Demo Mahasiswa, CCTV Bundaran HI Mendadak Tak Bisa Diakses

    By MartinJuni 12, 2026

    JAKARTA – Akses CCTV publik di kawasan Bundaran HI tidak dapat diakses…

    © 2026 RASIONAL.CO
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    • Extra Crunch Terms
    • Code of Conduct

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?