JAKARTA – Aktor layar lebar Benedictus Siregar membintangi film adaptasi novel Best Seller berjudul Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati karya sutradara Kuntz Agus. Pengumuman proyek layar lebar genre drama emosional ini sekaligus menandai transformasi besar sang komika dari peran jenaka menuju karakter penuh tekanan mental. Langkah berani sineas tanah air menggaet bintang komedi tersebut bertujuan menghadirkan kedalaman cerita konflik psikologis pekerja kantoran urban metropolitan.
Tantangan Baru Tanpa Komedi
Aktor lulusan komika ini memerankan tokoh Ale, seorang pria pusat pusaran drama emosional serta isu kesehatan mental. Keputusan mengambil tawaran kerja muncul menyusul popularitas buku original novel bercetak ulang puluhan kali. Sineas film menetapkan aturan ketat larangan humor bagi sang aktor sepanjang proses syuting berlangsung.
“Buku novel materi asli sangat terkenal, proses casting berlangsung saat cetakan puluhan kali. Cerita adaptasi sangat menarik, murni drama. Biasanya mengambil proyek film komedi, sekarang larangan berkomedi total berlaku, saat tepat mencoba tantangan baru,” ujar Benedictus Siregar.
Ketakutan Transisi Genre Akting
Peralihan profesi akting genre komedi menuju drama psikologis menimbulkan kesulitan besar bagi sang aktor. Ketakutan utama muncul seputar potensi kesalahan persepsi penonton sinema atas adegan sedih tokoh Ale. Fokus pendalaman karakter menjadi kunci utama menyukseskan visualisasi naskah adaptasi sutradara Kuntz Agus.
“Kesulitan adaptasi adegan sangat nyata. Pikiran penonton bakal sedih, berempati, atau malah tertawa menjadi ketakutan terbesar sepanjang karir,” kata Benedictus Siregar.
Mantan pemeran kameo film 5 Cowok Jagoan (2017) ini memilih mengabaikan spekulasi respons penonton bioskop demi menjaga kualitas seni peran. Pengalaman rekan seprofesi membantu proses pematangan emosi tokoh pekerja kantoran frustrasi penghuni sudut kota Jakarta.
“Fokus penuh mengarah ke tindakan karakter tokoh Ale. Sineas tidak bisa mengubah paksa persepsi orang, fokus pendalaman karakter menjadi solusi mutlak,” tambah bintang film Sekawan Limo tersebut.

