Jakarta – Rumput Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) saksi bisu lahirnya kolaborasi apik antara pemain senior kaya pengalaman serta talenta muda berbakat.
Di bawah lampu stadion benderang, Calvin Verdonk tampak berkali-kali memberikan instruksi kecil sambil menepuk bahu Dony Tri Pamungkas. Chemistry keduanya seolah memberi sinyal terang masa depan sisi kiri pertahanan skuad Garuda kian menjanjikan.
Calvin Verdonk, penggawa Lille di Liga Prancis, menaruh harapan besar agar Dony Tri Pamungkas segera menyusul jejaknya merumput di kompetisi Eropa. Pujian meluncur deras setelah keduanya bahu-membahu dalam dua laga FIFA Series 2026 melawan Saint Kitts dan Nevis serta Bulgaria.
“Jadi saya berharap dapat memainkan lebih banyak pertandingan dengannya dan saya berharap dapat melihatnya suatu saat di Eropa,” kata Calvin.
Sanjungan untuk Talenta Muda Macan Kemayoran
Eksistensi Dony Tri Pamungkas dalam dua laga tersebut memang menyita perhatian publik sepak bola tanah air. Pemain muda Persija Jakarta itu tampil penuh saat Indonesia melumat Saint Kitts dan Nevis 4-0, serta menjadi supersub kala menghadapi Bulgaria. Gaya main lugas serta kepercayaan diri tinggi sang pemain membuat Verdonk terkesima.
“Sangat suka gaya bermainnya, benar-benar suka gaya bermainnya,” ujar Verdonk.
Pemain berpengalaman tersebut juga membagikan tips khusus bagi Dony sebelum memasuki lapangan hijau. Menurut Verdonk, kunci utama bagi pemain muda adalah memindahkan performa apik saat sesi latihan ke dalam pertandingan sesungguhnya tanpa beban mental berlebih.
Modal Caps Senior dan Jam Terbang Liga
Tambahan menit bermain pada FIFA Series 2026 membuat koleksi penampilan Dony bersama tim senior Garuda kini menyentuh angka enam caps. Sebelumnya, empat penampilan tercatat saat membela panji Merah Putih dalam Kejuaraan ASEAN 2024 silam.
Di level klub, bek sayap kiri berusia 21 tahun tersebut sedang berada pada puncak performa lewat 18 kali penampilan bersama Persija Jakarta di BRI Super League musim ini.
“Sebelum pertandingan terakhir, saya hanya mengatakan untuk bermain seperti saat berlatih dan dengan percaya diri. Anda lihat hari ini juga ketika masuk, dia melakukan aksi, melakukan umpan silang, memiliki tendangan sangat bagus,” tambah Verdonk.
Kehadiran Verdonk sebagai mentor di lapangan diharapkan mampu memacu motivasi Dony Tri Pamungkas menembus batas persaingan sepak bola global.
Konsistensi permainan di liga domestik serta performa menjanjikan bersama Timnas Indonesia menjadi modal kuat bagi sang pemain mewujudkan impian berkarier di Benua Biru.

