Jakarta – FIFA Series 2026 menyajikan duel sengit antara Timnas Indonesia melawan Bulgaria di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Meski tim Garuda menelan kekalahan tipis 0-1 lewat gol penalti Marin Petkov, performa skuad asuhan John Herdman memancing pujian setinggi langit dari juru taktik lawan, Aleksandar Dimitrov.
Pelatih Bulgaria tersebut mengakui ketangguhan transisi dan skema permainan Indonesia yang berkembang pesat dalam waktu singkat.
Pujian setinggi langit untuk John Herdman
Aleksandar Dimitrov secara terbuka mengapresiasi kinerja John Herdman yang mampu mengubah wajah permainan Indonesia menjadi lebih modern. Menurutnya, gaya membangun serangan (build-up) tim Garuda sangat merepotkan barisan pertahanan Bulgaria sepanjang pertandingan.
Efektivitas strategi ini terlihat jelas meskipun persiapan tim tergolong sangat minim sebelum turnamen dimulai.
“Pelatih Anda telah menerapkan gaya yang sangat baik dengan cepat, terutama dalam membangun serangan. Kami sempat mengalami kesulitan di sana,” ujar Dimitrov.
Skuad Garuda rasa Eropa
Dimitrov tidak terkejut dengan peningkatan level permainan Indonesia mengingat banyak penggawa Garuda kini merumput di kompetisi elite Benua Biru.
Kehadiran nama-nama seperti Jay Idzes, Emil Audero, Kevin Diks, Maarten Paes, hingga Calvin Verdonk memberikan dimensi baru bagi kekuatan nasional. Dimitrov bahkan berani menyandingkan kualitas Timnas Indonesia saat ini dengan tim-tim level menengah di Eropa.
“Kami mengenal pemain Indonesia dengan sangat baik karena banyak dari mereka yang berkompetisi di liga-liga yang sangat bagus di Eropa. Tentu saja tim Anda sangat serius dan sangat bagus. Saya membandingkannya dengan tim tingkat menengah di Eropa,” tambah pelatih berusia 49 tahun tersebut.

