Jakarta – Timnas Indonesia bersiap menghadapi tantangan besar melawan Bulgaria pada laga terakhir FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (30/3) malam.
Kapten timnas Indonesia, Jay Idzes, menegaskan pertandingan ini menjadi parameter penting untuk mengukur kekuatan skuad Garuda di bawah arahan pelatih baru, John Herdman. Setelah melibas Saint Kitts dan Nevis dengan skor telak 4-0 pada laga perdana, ujian sesungguhnya baru akan tersaji saat menjamu tim peringkat 87 dunia tersebut.
“Tentu ini menjadi laga yang berbeda, standar yang berbeda, dan kami tidak sabar untuk menguji diri kita sendiri melawan tim yang hebat,” ujar Jay Idzes di Jakarta, Sabtu.
Standar Eropa Menanti Skuad Garuda
Punggawa klub Sassuolo tersebut menyadari kualitas lawan yang berada 35 peringkat di atas Indonesia. Bulgaria tercatat memiliki sejarah panjang dengan tujuh kali penampilan di Piala Dunia. Pada laga sebelumnya, tim asuhan Aleksandar Dimitrov tersebut menunjukkan kegarangan luar biasa dengan membantai Kepulauan Solomon 10-2.
Jay Idzes memastikan seluruh pemain menjalankan persiapan rutin meski tim sedang beradaptasi dengan filosofi baru dari staf kepelatihan John Herdman. “Kami sudah tidak sabar untuk melawan Bulgaria, sebuah tim dari Eropa,” tambah pemain yang baru saja menyabet gelar Men’s Player of The Year PSSI Awards tersebut.
Duet Lini Pertahanan Idzes dan Elkan Baggott
Selain fokus pada strategi tim, sorotan tertuju pada kembalinya Elkan Baggott ke skuad Garuda setelah absen selama dua tahun. John Herdman langsung memasangkan Idzes dan Baggott sejak menit awal dalam formasi 4-4-2 saat laga kontra Saint Kitts dan Nevis. Perpaduan fisik dan vokalitas di lini belakang menjadi aset berharga bagi masa depan tim nasional.
“Dia pria yang besar, dia sangat tinggi. Dia menunjukkannya dengan baik, sangat vokal, dan saya pikir dia adalah pemain yang sangat bagus. Dia akan sangat membantu kami di masa depan,” pungkas Idzes

