Jakarta – Bayangkan sebuah meja kayu panjang yang dipenuhi papan keju Eropa, botol anggur Burgundy yang dingin, hingga aroma spageti bolognese yang mengepul hangat dari dapur.
Suasana intim inilah yang tergambar saat Margot Robbie, sang bintang Barbie, mengimajinasikan hidangan terakhir dalam hidupnya. Alih-alih memilih kemewahan kaviar yang kaku, Robbie justru memilih kehangatan rumah dan bumbu cinta dari sang suami.
Dalam sesi bincang-bincang santai di siniar Table Manners bersama Jessie dan Lennie Ware, pemeran Catherine Earnshaw dalam film teranyar Wuthering Heights ini membuka tabir sisi manusianya yang gemar makan. Pilihan menunya terasa sangat dekat dengan keseharian, membuat para pendengar merasa seolah sedang mengobrol dengan tetangga sendiri.
Papan Keju dan Kenangan Natal Australia
Eksplorasi rasa Robbie dimulai dari tekstur keju yang beragam. Baginya, sebuah perpisahan harus dirayakan dengan palet rasa yang lengkap, mulai dari yang lembut hingga yang tajam. Keju menjadi pembuka wajib yang tidak bisa diganggu gugat dalam daftar “menu hukuman mati” versinya.
“Saya biasanya menyebutnya menu hukuman mati, tapi makan terakhir terdengar lebih baik. Kalau hari ini, saya mulai dengan papan keju lengkap,” ujar Margot Robbie sebagaimana dikutip dari laman EatingWell, Rabu (18/2).
Ia secara detail menginginkan kombinasi keju brie triple cream, keju biru, cheddar, gruyere, selai quince, serta biskuit asin.
Sentuhan Magis Masakan Suami
Tidak berhenti di camilan mewah, hidangan utama Robbie jatuh pada dua pilihan emosional: masakan sang suami, Tom Ackerly, atau tradisi kampung halamannya. Bagi Robbie, keahlian memasak Ackerly, terutama dalam mengolah pasta dan hidangan panggang, adalah salah satu hal yang paling berkesan dalam hidupnya.
“Untuk hidangan utama, saya tergoda memilih spageti bolognese buatan suami saya, atau sekalian makan malam Natal lengkap. Versi Australia itu fokusnya ham, disajikan dengan jeli cranberry,” ungkapnya dengan penuh semangat.
Kenangan masa kecil pun menyeruak saat ia menyebut nachos versi keluarga yang hanya terbuat dari keripik jagung, kacang panggang, dan keju yang dipanaskan di oven, sebuah menu sederhana yang mengundang senyum warganet karena kesahajaannya.

