Jakarta – Rumput hijau Stadion Kapten I Watan Dipta akhir pekan lalu menjadi saksi bisu transformasi tak terduga dari seorang Jordi Amat. Pemain kelahiran Spanyol yang biasanya berdiri kokoh sebagai tembok terakhir pertahanan, tiba-tiba muncul di jantung permainan sebagai jenderal lapangan tengah.
Mengenakan seragam kebanggaan Persija Jakarta, bek Timnas Indonesia ini justru terlihat sangat menikmati perannya sebagai gelandang bertahan saat memporak-porandakan pertahanan Bali United.
Adaptasi Kilat Sang Jenderal Baru
Eksperimen menempatkan Jordi di posisi gelandang bertahan terbukti menjadi kartu as bagi Macan Kemayoran. Performa impresif tersebut membuahkan gelar pemain terbaik dalam laga kontra Serdadu Tridatu.
Perubahan posisi ini merupakan kali kedua bagi sang pemain setelah sebelumnya menjajal peran serupa saat bersua Madura United. Meski tampil menonjol secara individu, kontribusi rekan setim tetap menjadi kunci utama keberhasilan transisi taktik ini.
“Sangat senang, sangat senang membantu, dan saya harap kemenangan yang lain akan datang,” ujar Jordi sebagaimana dikutip dari laman resmi I.League pada Rabu (18/2).
Menatap Duel Panas di JIS
Konsistensi menjadi target utama dalam menatap laga-laga selanjutnya di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Keberhasilan meredam serangan lawan dari lini tengah diharapkan kembali muncul saat Persija dijadwalkan menjamu PSM Makassar.
Pertandingan bertajuk duel klasik tersebut akan digelar di Stadion Internasional Jakarta (JIS) pada Jumat malam pekan ini.
Kemenangan atas Bali United memberikan suntikan motivasi besar bagi skuat Macan Kemayoran untuk terus merangkak naik di papan klasemen.

