Jakarta – Inter Milan dipastikan tampil tanpa kekuatan penuh saat menantang Bodo/Glimt pada leg pertama play-off babak 16 besar Liga Champions di Stadion Aspmyra, Norwegia setelah Hakan Calhanoglu dan Davide Frattesi terpaksa menepi akibat masalah kesehatan.
Kehilangan dua pilar lini tengah ini menjadi ujian berat bagi skuat asuhan Simone Inzaghi. Menurut laporan Football Italia, Calhanoglu mengalami keletihan otot yang cukup serius, sementara Frattesi didera demam tinggi jelang keberangkatan tim ke Norwegia.
Badai Cedera Menghantui Lini Tengah
Absennya Calhanoglu menjadi sorotan tajam mengingat pemain asal Turki tersebut baru saja pulih dari cedera panjang. Pemain berusia 32 tahun itu tercatat sudah melewatkan sembilan pertandingan musim ini sebelum sempat tampil singkat sebagai pengganti dalam laga kontra Juventus akhir pekan lalu.
Di sisi lain, Frattesi juga harus menelan pil pahit karena ini merupakan kali kedua dirinya absen musim ini setelah sebelumnya sempat menghilang dari skuat saat melawan Parma pada Januari lalu.
Target Menang di Tengah Cuaca Ekstrem
Meski terbang tanpa dua motor serangan utama, Nerazzurri tetap mengusung misi membawa pulang poin penuh dari kandang lawan. Kemenangan di Norwegia menjadi harga mati demi mengamankan jalan menuju babak 16 besar saat melakoni leg kedua di Stadion Giuseppe Meazza pada 25 Februari mendatang.
Secara statistik, Inter Milan sebenarnya jauh lebih unggul dengan finis di posisi ke-10 klasemen fase liga (15 poin), sementara Bodo/Glimt harus puas di peringkat ke-23. Namun, bermain di lapangan sintetis dan cuaca dingin Norwegia tanpa Calhanoglu dan Frattesi diprediksi akan menyulitkan langkah raksasa Italia tersebut.

