Jakarta – Visinema Studios resmi memperkenalkan film teranyar berjudul Na Willa di Jakarta pada Kamis (12/2), sebuah karya yang mengajak masyarakat Indonesia merayakan kejujuran dan imajinasi masa kecil sebagai sajian utama libur Lebaran mendatang.
Film yang menjadi debut live-action sutradara Ryan Adriandhy ini mengadaptasi novel karya Reda Gaudiamo dengan latar Indonesia tahun 1960-an untuk membangkitkan memori kolektif tentang kebahagiaan sederhana.
“Na Willa merupakan bentuk komitmen Visinema Studios yang mengajak kita mengingat kembali bagaimana rasanya menjadi anak-anak. Ajakan untuk masuk dan merasakan sebuah dunia yang dibangun dengan imajinasi, kejujuran, dan keberanian anak-anak,” ujar Produser Na Willa sekaligus Chief Content Officer Visinema Studios, Anggia Kharisma.
Eksplorasi Nostalgia dan Debut Live-Action Ryan Adriandhy
Proyek ini mempertemukan kreator film JUMBO dengan penulis Reda Gaudiamo dalam sebuah kolaborasi yang menekankan nilai tanggung jawab dan penghormatan terhadap perbedaan. Melalui cuplikan resmi, penonton melihat visualisasi estetik era 1960-an, mulai dari tradisi memanggil teman di balik pagar hingga kesegaran minuman ikonik Orange Cruz. Ryan Adriandhy selaku sutradara sekaligus penulis naskah menegaskan bahwa film ini dirancang tanpa kesan menggurui.
“Sebagai orang dewasa, kita sering lupa bagaimana dulu kita memandang dunia. Lewat Na Willa, saya ingin mengajak penonton melihat dunia dari mata anak-anak, mata yang jujur, penuh rasa penasaran, dan selalu menemukan keajaiban,” kata Ryan Adriandhy dalam keterangan persnya.
Formasi Pemeran dan Peluncuran Na Willa Universe
Visinema Studios memperkenalkan talenta muda Luisa Adreena yang memerankan tokoh utama Na Willa. Ia beradu akting dengan jajaran aktor cilik berbakat seperti Freya Mikhayla sebagai Farida, Azamy Syauqi sebagai Dul, dan Arsenio Rafisqy sebagai Bud. Kekuatan narasi juga didukung oleh aktor senior termasuk Ira Wibowo, Putri Ayudya, Junior Liem, Melissa Karim, hingga Ratna Riantiarno.
Produksi ini bukan sekadar film tunggal, melainkan gerbang pembuka bagi Na Willa Universe. Semesta cerita ini diproyeksikan tumbuh menjadi waralaba hiburan keluarga yang hangat dan reflektif bagi masyarakat Indonesia di masa depan.

