Jakarta – Tim Nasional Indonesia bersiap mengukir sejarah baru dalam ajang FIFA Series 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, akhir Maret mendatang.
Turnamen lintas konfederasi yang mempertemukan Indonesia dengan Bulgaria (UEFA), Kepulauan Solomon (OFC), dan Saint Kitts dan Nevis (CONCACAF) ini menjadi panggung perdana bagi pelatih anyar John Herdman untuk membuktikan tajinya.
Penunjukan SUGBK sebagai venue utama telah dikonfirmasi langsung oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, guna memastikan atmosfer kompetisi mencapai puncaknya saat Garuda menjamu tamu-tamu mancanegara.
“(Di) GBK (Gelora Bung Karno),” ujar Sumardji.
Ajang dua tahunan ini menggunakan format babak gugur yang menegangkan. Indonesia yang kini bertengger di peringkat 122 dunia dijadwalkan menghadapi Saint Kitts dan Nevis pada laga semifinal pertama. Meski sang lawan berada di peringkat 154 dunia, kewaspadaan tetap menjadi prioritas utama bagi skuad Merah Putih.
“Semifinal 1: Indonesia vs St Kitts Nevis – 27 Maret 2026, 8pm. Semifinal 2: Bulgaria vs Solomon Island 3.30pm,” ungkap Sumardji merujuk pada jadwal resmi pertandingan.
Debut Strategi John Herdman
Turnamen ini menjadi sangat krusial karena menandai debut kepemimpinan John Herdman sejak diperkenalkan resmi pada Januari lalu. Publik sepak bola tanah air menantikan tangan dingin pelatih yang diharapkan mampu membawa perubahan signifikan sebelum melangkah ke ajang yang lebih berat seperti Piala ASEAN (Piala AFF) dan FIFA Match Day berikutnya.
Skema Pertandingan dan Perebutan Juara
Setelah babak semifinal usai, tim yang menelan kekalahan akan memperebutkan tempat ketiga pada sore hari di tanggal 30 Maret. Puncaknya, partai final yang menentukan juara FIFA Series 2026 edisi Indonesia akan digelar pada malam harinya di tempat yang sama.
“3rd place – 30 Maret 2026, 3.30pm. Final – 30 Maret 2026, 8pm,” tambah sosok yang sebelumnya menjabat sebagai manajer timnas tersebut.

