Jakarta – Pelatih Barcelona, Hansi Flick, mengkritik tajam performa anak asuhnya meski berhasil membantai Real Mallorca dengan skor 3-0 dalam laga lanjutan Liga Spanyol 2025/2026 di Stadion Camp Nou, Sabtu (7/2).
Kemenangan telak tersebut memastikan posisi Blaugrana semakin kokoh di puncak klasemen sementara dengan raihan 58 poin, meninggalkan Real Madrid dengan selisih empat angka.
“Dengan level permainan yang kami tampilkan, saya tidak puas dengan babak pertama. Kami harus memperbaiki beberapa situasi. Kami baru memperlihatkan gaya bermain Barcelona pada babak kedua,” ujar Flick melalui laman resmi klub.
Dominasi Semu dan Amukan Flick
Meski mendominasi 75 persen penguasaan bola pada paruh pertama, Barcelona tampil kurang efektif di depan gawang. Robert Lewandowski memang berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-29, namun dari 10 percobaan tembakan, hanya dua yang mengarah tepat ke sasaran.
Flick menilai tim kehilangan identitas di awal laga. Perubahan taktik di ruang ganti terbukti ampuh pada babak kedua. Statistik mencatat dominasi meningkat hingga 78 persen dengan tambahan dua gol penentu yang dilesakkan oleh bintang muda Lamine Yamal pada menit ke-61 dan Marc Bernal di menit ke-83.
Panggung Magis Lulusan La Masia
Pertandingan ini menjadi panggung pembuktian bagi akademi La Masia. Marc Bernal mencatatkan sejarah dengan mencetak gol debutnya bagi tim senior. Tak hanya Bernal, Flick juga memberikan kesempatan debut bagi talenta muda Tommy Marques yang masuk menggantikan Fermin Lopez di menit-menit akhir laga.
“Bergantung pada akademi La Masia bagus untuk klub. Begitulah Barcelona. Kami juga sangat bahagia dengan gol debut Tommy. Dia percaya diri dengan bola dan mengetahui apa yang harus dilakukan,” tutur pelatih asal Jerman tersebut.
Kemenangan ini membuat Mallorca harus rela merosot ke peringkat 14 klasemen dengan koleksi 24 poin. Sementara bagi Barcelona, integrasi pemain muda dan senior di bawah asuhan Flick kian menunjukkan sinyal bahaya bagi para pesaing di perburuan gelar juara musim ini.

