Jakarta – Persija Jakarta resmi mengambil langkah strategis menjelang berakhirnya putaran pertama BRI Super League 2025/2026. Manajemen Macan Kemayoran memutuskan untuk meminjamkan tiga pemain mudanya, yakni Alfriyanto Nico Saputro (22), Figo Dennis (19), dan Jehan Pahlevi (19), hingga pengujung musim ini.
Kebijakan ini diambil sebagai upaya klub untuk memberikan ruang bagi para pemain muda dalam meningkatkan menit bermain, mengasah mental bertanding, serta memperdalam pengalaman di atmosfer kompetisi yang lebih ketat.
Sepanjang putaran pertama, ketiga pemain tersebut sebenarnya telah mencicipi kesempatan tampil di tim utama. Nico mencatatkan lima penampilan dengan kontribusi satu assist. Sementara itu, Figo Dennis tampil dalam dua laga, dan Jehan Pahlevi turun dalam satu pertandingan.
Direktur Olahraga Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, menegaskan bahwa peminjaman ini merupakan bagian integral dari pengembangan karier pemain jangka panjang.
“Masa peminjaman ini kami pandang sebagai bagian penting dari proses perkembangan mereka. Bukan hanya soal menit bermain, tetapi juga tentang bagaimana menghadapi tekanan dan menjaga konsistensi. Kami ingin mereka kembali ke Persija dengan pengalaman yang lebih kaya dan mental yang lebih siap,” ujar pria yang akrab disapa Bepe tersebut, dikutip dari laman resmi klub, Rabu (7/1).
Bagi ketiga pemain, status pinjaman bukanlah hal baru. Nico sebelumnya sempat memperkuat Dewa United dan PSIM Yogyakarta. Figo Dennis sukses membantu PSIM promosi ke Super League musim ini, dan Levi sempat menimba ilmu di Persiku Kudus.
Hingga saat ini, manajemen Persija masih merahasiakan identitas klub tujuan. Berdasarkan kesepakatan, pengumuman resmi mengenai klub baru akan disampaikan langsung oleh pihak peminjam.
Di sisi lain, Persija juga mengonfirmasi berakhirnya kerja sama dengan pemain muda Alwi Fadillah. Alwi resmi berstatus bebas transfer setelah masa kontraknya habis pada awal Januari ini.

