Jakarta – Fitur Perlindungan Anak YouTube Indonesia hadir sebagai langkah konkret perusahaan dalam mengimplementasikan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas).
Alih-alih menerapkan pelarangan total, platform berbagi video ini memilih pendekatan integrasi fitur keamanan yang menyesuaikan usia pengguna muda di ruang digital.
“Pendekatan ini memberikan insentif untuk terciptanya fitur perlindungan terintegrasi serta pengalaman digital yang sesuai dengan usia bagi kaum muda, daripada menerapkan pelarangan secara menyeluruh,” tulis YouTube Indonesia dalam keterangannya, Sabtu (28/3).
Teknologi AI untuk Verifikasi Usia
YouTube mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk melakukan verifikasi usia pengguna secara akurat. Teknologi inferensi usia ini akan beroperasi secara penuh jauh sebelum tenggat waktu penerapan PP Tunas pada Maret 2027. Selain itu, orang tua memegang kendali penuh melalui aplikasi Family Link yang memungkinkan penguncian layar jarak jauh, pengaturan jadwal penggunaan, hingga pemantauan aktivitas aplikasi secara berkala.
Platform ini juga menyematkan fitur perlindungan bawaan yang otomatis aktif bagi pengguna di bawah 18 tahun. Fitur tersebut mencakup penonaktifan putar otomatis (autoplay), pembatasan notifikasi mulai pukul 22.00 WIB, serta pengingat rutin untuk beristirahat sejenak guna menjaga kesejahteraan digital remaja.
Kolaborasi Literasi dan Ketahanan Digital
YouTube Indonesia menilai pembatasan akun secara total bagi anak di bawah 16 tahun justru berisiko menghilangkan pengawasan orang tua yang telah terintegrasi. Oleh karena itu, perusahaan memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk melatih 2.500 guru bimbingan konseling. Pelatihan ini bertujuan membantu tenaga pendidik menghadapi tantangan ketergantungan ponsel pintar dan menjaga kesehatan mental siswa.
Kerja sama strategis juga terjalin dengan PDSKJI, RSCM, dan Universitas Indonesia dalam menyusun panduan kesejahteraan digital. Melalui program Youth Champions, YouTube melatih advokat muda untuk memimpin dialog keamanan antarteman sebaya guna membangun ketahanan digital yang menyeluruh di Indonesia.

