Jakarta – Masa depan bintang Real Madrid, Vinicius Junior, terus menjadi sorotan di bursa transfer.
Meski performanya musim ini dianggap menurun, pemain berusia 25 tahun itu tetap menjadi komoditas panas, mulai dari incaran klub Arab Saudi hingga rumor kepindahan ke Premier League.
Baru-baru ini, Chelsea dikabarkan siap merogoh kocek fantastis sebesar 135 juta euro untuk memboyong pemain asal Brasil tersebut ke Stamford Bridge.
Namun, kabar burung ini segera ditepis oleh pakar transfer kenamaan, Fabrizio Romano.
“Kabar tentang tawaran 135 juta euro kepada Real Madrid untuk Vinicius itu tidak benar. Chelsea belum mengirimkan tawaran apa pun, tidak berencana melakukannya, dan tidak sedang dalam negosiasi,” tegas Romano melalui laporannya.
Ia menambahkan bahwa fokus Vinicius saat ini sepenuhnya untuk Los Blancos. Meski begitu, manajemen Real Madrid mulai merasa waswas.
Dengan sisa kontrak kurang dari 18 bulan dan berakhir musim panas 2027, Real Madrid menghadapi risiko kehilangan sang pemain secara gratis jika tidak segera ada kesepakatan baru.
Paruh kedua musim ini akan menjadi ujian krusial bagi Vinicius. Jika ia mampu kembali ke performa terbaiknya, perpanjangan kontrak menjadi harga mati.
Sebaliknya, jika tren negatif terus berlanjut, Real Madrid kemungkinan besar akan mempertimbangkan opsi untuk melepasnya demi menghindari kerugian finansial di masa depan.
Meski performanya musim ini dianggap menurun, pemain berusia 25 tahun itu tetap menjadi komoditas panas, mulai dari incaran klub Arab Saudi hingga rumor kepindahan ke Premier League.
Baru-baru ini, Chelsea dikabarkan siap merogoh kocek fantastis sebesar 135 juta euro untuk memboyong pemain asal Brasil tersebut ke Stamford Bridge.
Namun, kabar burung ini segera ditepis oleh pakar transfer kenamaan, Fabrizio Romano.
“Kabar tentang tawaran 135 juta euro kepada Real Madrid untuk Vinicius itu tidak benar. Chelsea belum mengirimkan tawaran apa pun, tidak berencana melakukannya, dan tidak sedang dalam negosiasi,” tegas Romano melalui laporannya.
Ia menambahkan bahwa fokus Vinicius saat ini sepenuhnya untuk Los Blancos. Meski begitu, manajemen Real Madrid mulai merasa waswas.
Dengan sisa kontrak kurang dari 18 bulan dan berakhir musim panas 2027, Real Madrid menghadapi risiko kehilangan sang pemain secara gratis jika tidak segera ada kesepakatan baru.
Paruh kedua musim ini akan menjadi ujian krusial bagi Vinicius. Jika ia mampu kembali ke performa terbaiknya, perpanjangan kontrak menjadi harga mati.
Sebaliknya, jika tren negatif terus berlanjut, Real Madrid kemungkinan besar akan mempertimbangkan opsi untuk melepasnya demi menghindari kerugian finansial di masa depan.

