Jakarta – Subaru resmi menggebrak pasar otomotif global dengan meluncurkan Subaru Trailseeker, SUV listrik pertama yang kini memegang gelar sebagai mobil produksi massal tercepat dalam sejarah pabrikan.
Kendaraan bertenaga setrum ini diperkenalkan di pabrik Gunma, Jepang, pada awal tahun 2026 sebagai suksesor spiritual yang lebih kencang dari legenda reli WRX STI.
Trailseeker dirancang untuk mengisi segmen SUV petualang dengan mengombinasikan teknologi Symmetrical All-Wheel Drive dan performa instan motor listrik guna menyasar konsumen di Amerika Serikat serta Australia dalam waktu dekat.
Performa Ganas di Segala Medan
Dibalik desain tangguhnya, Trailseeker menyimpan tenaga sebesar 375 hp yang disalurkan ke seluruh roda. Akselerasi 0-60 mph (0-96 km/jam) tuntas hanya dalam waktu 4,4 detik.
Catatan waktu ini secara mengejutkan melampaui rekor kecepatan seluruh generasi WRX STI yang pernah diproduksi. Meskipun memiliki kecepatan luar biasa, fokus utama kendaraan ini tetap pada kapabilitas off-road yang menjadi identitas Subaru.
“Trailseeker merupakan titik balik krusial bagi Subaru dalam menunjukkan cara membangun kendaraan listrik tanpa kehilangan DNA petualang kami,” ujar perwakilan Subaru saat peluncuran.
Kendaraan ini dibekali jarak terendah ke tanah (ground clearance) setinggi 8,3 inci serta fitur dual-function X-MODE untuk menaklukkan medan sulit. Kapasitas dereknya pun mencapai 3.500 pon, menjadikannya lebih praktis dibandingkan model Solterra sebelumnya.
Teknologi Baterai dan Fitur Modern
Meski berdiri di atas platform e-TNGA hasil modifikasi bersama Toyota, Trailseeker adalah EV pertama yang diproduksi sepenuhnya secara mandiri oleh Subaru. Baterai berkapasitas 74,7 kWh yang diusungnya mampu menempuh jarak hingga 450 km.
Untuk urusan pengisian daya, hanya dibutuhkan waktu kurang dari 30 menit untuk mengisi baterai dari kondisi kosong hingga 80 persen.
Di sisi interior, kabin dengan lantai rata memberikan ruang yang lega bagi penumpang. Dasbor didominasi oleh layar sentuh 14 inci yang merupakan ukuran terbesar di jajaran mobil Subaru, lengkap dengan dukungan wireless Apple CarPlay dan Android Auto.
Dengan harga mulai dari Rp620 jutaan, Trailseeker siap menantang dominasi Tesla Model Y dan Hyundai Ioniq 5 di pasar global.

