Jakarta – Toyota secara resmi memperkenalkan Toyota Highlander EV 2027 sebagai amunisi terbaru dalam lini kendaraan listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle/BEV) di Ojai, California.
Kehadiran SUV tujuh penumpang ini menandai langkah agresif Toyota di saat para kompetitor global mulai mengerem program kendaraan listrik. SUV keluarga ini punya Panjang 198,8 inci (5.050 mm), Lebar 78,3 inci (1.989 mm), Tinggi 67,3 inci (1.709 mm) yang didukung oleh jarak sumbu roda (wheelbase) 120,1 inci (3.050 mm) untuk memaksimalkan kenyamanan ruang kabin dan kapasitas kargo.
“Highlander baru ini dirancang untuk menjadi pemimpin teknologi yang stylish di segmen SUV ukuran menengah,” ujar David Christ, Group Vice President Marketing Toyota, saat memberikan keterangan resmi menjelang debut global kendaraan tersebut.
Ia juga menambahkan bahwa tampilan baru yang ramping, interior luas, serta teknologi mutakhir menjadikan mobil ini tambahan yang luar biasa bagi jajaran BEV Toyota yang terus berkembang.
Inovasi Kabin dan Spesifikasi Dimensi Super Detail
Interior kendaraan ini menonjolkan tata letak yang berpusat pada pengemudi dengan layar sentuh 14 inci sebagai pusat kendali utama pada panel instrumen. Selain itu, terdapat klaster instrumen LED 12,3 inci yang dapat diprogram ulang serta paket Head-Up Display opsional.

Meskipun mengadopsi teknologi digital penuh, Toyota tetap mempertahankan tombol fisik untuk kontrol iklim demi kemudahan akses. Desain kabin semakin mewah dengan balutan material SofTex di semua varian serta mekanisme pelipatan kursi baris kedua bertenaga listrik sekali sentuh untuk mempermudah akses ke baris ketiga.
Dari sisi utilitas, kendaraan listrik ini menyediakan 18 buah cupholder dan ruang kargo hingga 45 kaki kubik saat kursi baris belakang dilipat. Pemanfaatan wheelbase yang 8 inci lebih panjang dari versi konvensional memungkinkan penyimpanan baterai dan komponen drivetrain di bawah lantai kendaraan, sehingga memberikan lantai kabin yang rata dan luas bagi penumpang dewasa di baris ketiga.
Performa Drivetrain dan Pilihan Baterai yang Bertenaga
Toyota menawarkan fleksibilitas tinggi melalui dua opsi trim utama, yakni XLE dan Limited, dengan pilihan penggerak roda depan (Front Wheel Drive/FWD) atau semua roda (All Wheel Drive/AWD).
Berdasarkan data pabrikan, varian XLE FWD yang dibekali baterai 77,0 kWh mampu menghasilkan tenaga 221 hp dan torsi 198 lb-ft dengan jarak tempuh estimasi mencapai 287 mil. Sementara itu, varian tertinggi dengan baterai 95,8 kWh dan penggerak AWD mampu menyemburkan tenaga hingga 338 hp dan torsi 323 lb-ft, yang sanggup menempuh jarak hingga 320 mil dalam sekali pengisian daya.
Mobil listrik pertama buatan Amerika dari Toyota ini akan memulai produksi di pabrik Georgetown, Kentucky pada paruh kedua tahun 2026. Baterainya sendiri akan dipasok dari pabrik baru senilai USD 13,9 miliar di Liberty, Carolina Utara. Meskipun harga resmi belum diumumkan, kendaraan ini diprediksi akan bersaing ketat dengan Kia EV9 dan Hyundai Ioniq 9 saat mendarat di ruang pamer pada awal tahun 2027.
| Varian Trim | Sistem Penggerak | Kapasitas Baterai | Estimasi Jarak Tempuh | Tenaga & Torsi |
| XLE FWD | Front Wheel Drive | 77,0 kWh | 287 Mil | 221 hp / 198 lb-ft |
| XLE AWD | All Wheel Drive | 77,0 kWh | 270 Mil | 338 hp / 323 lb-ft |
| XLE AWD | All Wheel Drive | 95,8 kWh | 320 Mil | 338 hp / 323 lb-ft |
| Limited AWD | All Wheel Drive | 95,8 kWh | 320 Mil | 338 hp / 323 lb-ft |

